BATAM (gokepri) – Batam menargetkan kembali menjadi juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026. Target itu dibarengi pemusatan latihan berjenjang bagi 56 peserta serta rencana bonus Rp50 juta apabila kafilah mampu mempertahankan gelar.
Persiapan tersebut dimulai melalui Training Centre (TC) yang dibuka Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Golden View Hotel, Kamis (25/6/2026). Pemerintah Kota Batam bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Batam menilai pembinaan yang terstruktur menjadi modal utama menghadapi persaingan antardaerah.
Amsakar mengatakan, pelaksanaan TC menunjukkan keseriusan seluruh pihak dalam mempersiapkan kafilah terbaik. Menurut dia, prestasi Batam pada MTQH provinsi selama ini lahir dari kerja sama pemerintah, pelatih, pendamping, dan peserta.
Baca Juga: Sagulung Juara Umum MTQH ke-34, Semangat Membumikan Al-Qur’an Terus Menyala
“Ini menunjukkan keseriusan dan komitmen bersama untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Kota Batam,” ujar Amsakar.
Ia mengingatkan peserta memanfaatkan masa pembinaan dengan disiplin dan fokus meningkatkan kemampuan pada cabang yang diikuti. Target juara umum, menurut Amsakar, harus berjalan seiring dengan upaya mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai penyemangat, Pemerintah Kota Batam menyiapkan bonus Rp 50 juta apabila kafilah kembali mengantarkan Batam menjadi juara umum MTQH tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Pemerintah juga berharap gelar tersebut dapat mempertahankan piala bergilir hingga menjadi piala tetap.
Ketua Pelaksana sekaligus Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Batam Syukri Ilyas menjelaskan, pembinaan tahun ini berlangsung dalam tiga tahap. Tahapan itu terdiri atas TC yang digelar LPTQ Kota Batam di Nagoya Mansion Hotel, pembinaan secara daring, serta TC lanjutan yang difasilitasi Pemerintah Kota Batam.
Menurut Syukri, pembinaan melibatkan tiga pelatih nasional, 12 pelatih lokal, dan 12 pendamping. Sebanyak 56 peserta mengikuti seluruh rangkaian pemusatan latihan.
“Untuk persiapan tahun ini, kami melibatkan tiga pelatih nasional, 12 pelatih lokal, serta 12 pendamping. Jumlah peserta yang mengikuti pembinaan sebanyak 56 orang,” ujar Syukri.
Para peserta akan bertanding pada berbagai cabang, mulai dari seni baca Al-Qur’an, qiraat, hafalan Al-Qur’an, tafsir, fahmil, syahril, kaligrafi, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, hingga kasidah rebana.
Pembinaan berjenjang tersebut diharapkan tidak hanya menjaga tradisi prestasi Batam di MTQH tingkat Provinsi Kepulauan Riau, tetapi juga memperkuat kualitas peserta melalui proses latihan yang lebih terukur sebelum kompetisi berlangsung.
Baca Juga: FOTO: Semarak Pembukaan MTQH Ke-33 Kota Batam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








