Bulog Batam Percepat Bantuan Pangan untuk 79 Ribu Warga

Petugas menyalurkan bantuan pangan beras kepada warga penerima manfaat di Batam.
Penyaluran bantuan pangan alokasi Februari-Maret untuk penerima bantuan pangan di Batam, Kepri, Sabtu (20/6/2026). Foto: Bulog Batam

BATAM (gokepri) — Perum Bulog Kantor Cabang Batam mempercepat penyaluran bantuan pangan kepada 79.301 penerima di Kota Batam dan Kabupaten Karimun. Program ini ditargetkan rampung sebelum 30 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah.

Bantuan tersebut mencakup alokasi Februari dan Maret 2026. Setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.

Pemimpin Cabang Bulog KC Batam Ashariyanti Pratimi mengatakan penyaluran bantuan hingga 22 Juni 2026 telah mendekati target.

Baca Juga: Stok Minyakita Menipis, Bulog Tanjungpinang Tunggu Pasokan

Di Kota Batam, bantuan menyasar 59.066 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Realisasi penyalurannya telah mencapai 85,24 persen.

Sementara di Kabupaten Karimun, bantuan ditujukan kepada 20.235 PBP. Penyaluran di daerah itu telah mencapai 93,82 persen.

“Target kami sampai 30 Juni 2026 bantuan pangan ini sudah diterima seluruh penerima manfaat,” ujar Ashariyanti di Batam, Selasa (23/6/2026).

Menurut dia, distribusi bantuan berlangsung melalui titik salur di setiap kelurahan. Pemerintah kelurahan kemudian menyampaikan informasi kepada penerima manfaat mengenai jadwal dan mekanisme pengambilan bantuan.

Percepatan penyaluran menjadi penting karena bantuan pangan berfungsi sebagai bantalan sosial bagi kelompok masyarakat rentan. Program ini juga membantu menjaga akses rumah tangga terhadap kebutuhan pokok di tengah tekanan biaya hidup.

Ashariyanti menjelaskan penerima bantuan telah ditetapkan pemerintah melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kelompok sasaran berasal dari masyarakat yang masuk kategori desil satu hingga desil empat atau kelompok ekonomi terbawah.

Menurut Bulog, penyelesaian penyaluran bantuan pangan merupakan bagian dari penugasan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Tujuan utama kami adalah menyelesaikan setiap penugasan pemerintah, termasuk penyaluran bantuan pangan yang saat ini sudah memasuki tahap akhir untuk alokasi Februari dan Maret,” kata Ashariyanti.

Setelah tahap ini rampung, pemerintah berencana melanjutkan program bantuan pangan untuk alokasi berikutnya.

Bulog memperkirakan penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Juli segera dimulai. Bentuk bantuannya berupa 10 kilogram beras untuk setiap penerima.

Jumlah penerima manfaat pada tahap berikutnya masih mengacu pada data DTSEN. Sasaran program tetap masyarakat yang berada pada kelompok desil satu hingga desil empat.

Program bantuan pangan menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan rumah tangga. Di wilayah kepulauan seperti Batam dan Karimun, kelancaran distribusi juga menjadi faktor penting agar bantuan tepat waktu dan tepat sasaran. ANTARA

Baca Juga: 4.000 Lansia Batam Terima Bantuan, Naik Dua Kali Lipat dari Tahun Lalu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait