BATAM (gokepri) — PT PLN mengingatkan pelanggan untuk merawat kWh meter secara rutin guna menjaga akurasi pencatatan pemakaian listrik dan mencegah gangguan pada instalasi kelistrikan rumah. Kondisi kWh meter yang terawat juga berpengaruh terhadap ketepatan tagihan listrik maupun sisa token bagi pelanggan prabayar.
Melalui akun media sosial resminya yang dikutip di Batam, Selasa 26 Mei 2026, PLN menegaskan bahwa kWh meter merupakan perangkat penting dalam sistem kelistrikan rumah tangga. Karena itu, pelanggan perlu memastikan alat tersebut tetap berfungsi dengan baik dan aman digunakan.
Selain menjaga akurasi pengukuran, perawatan berkala dapat membantu mendeteksi lebih dini potensi kerusakan yang berisiko mengganggu pasokan listrik maupun keselamatan penghuni rumah.
Baca Juga: PLN Batam dan Equator Gate System Perkuat Ekosistem Digital melalui Pembangunan Data Center di Batam
PLN membagikan sejumlah langkah sederhana yang dapat diterapkan pelanggan untuk menjaga kondisi kWh meter.
Pertama, membersihkan permukaan meteran secara berkala dari debu, sarang laba-laba, dan kotoran yang menempel. Pembersihan cukup menggunakan kain kering dan lembut. Penggunaan cairan pembersih tidak disarankan karena berpotensi menimbulkan korsleting dan merusak komponen elektronik.
Kedua, melindungi kWh meter dari paparan cuaca ekstrem. Meteran yang berada di area terbuka sebaiknya dilengkapi kotak pelindung yang memiliki ventilasi udara memadai. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko kelembapan, korosi, dan kerusakan akibat panas maupun hujan.
Ketiga, memeriksa kondisi fisik meteran secara berkala. Pelanggan dianjurkan memastikan segel metrologi tetap utuh serta tidak terdapat retakan pada penutup meteran, bau gosong, atau tanda kerusakan lain yang dapat mengindikasikan gangguan pada perangkat.
Keempat, menggunakan listrik sesuai kapasitas daya yang terpasang. Beban listrik yang melebihi kapasitas secara terus-menerus dapat meningkatkan suhu pada instalasi dan komponen meteran sehingga mempercepat kerusakan perangkat.
PLN juga mengingatkan pelanggan agar tidak membuka, membongkar, merusak segel resmi, atau memodifikasi jaringan kabel di dalam kWh meter. Tindakan tersebut berisiko membahayakan keselamatan dan dapat melanggar ketentuan yang berlaku.
Apabila menemukan gangguan seperti layar digital mati, angka meteran tidak bergerak, atau tagihan listrik yang dinilai tidak wajar, pelanggan diminta segera melapor melalui saluran layanan resmi PLN.
Untuk wilayah Batam dan sekitarnya, laporan gangguan dapat disampaikan melalui Contact Center PLN di nomor (0778) 5702123 atau layanan WhatsApp 0811-7701-459.
Perawatan sederhana dan pelaporan cepat saat terjadi gangguan menjadi langkah penting untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus memastikan pengukuran konsumsi energi tetap akurat.
Baca Juga: PLN Batam Bebaskan Biaya Layanan SPKLU Demi Dorong Adopsi EV
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








