BATAM (gokepri.com) – Provinsi Kepulauan Riau untuk pertama kalinya menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Organisasi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) tahun 2026. Turnamen ini menjadi ajang seleksi atlet terbaik daerah yang akan mewakili Kepri pada kejuaraan nasional mendatang.
Sekretaris ORADO Kepri, Muhammad Yunus Muda menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Seluruh peserta berasal dari pengurus cabang (pencab) ORADO di kabupaten/kota se-Kepri.
“Alhamdulillah hari ini ORADO Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan turnamen sebagai persiapan ke Kejurnas. Pesertanya dari pencab kabupaten/kota, dan saat ini sudah terbentuk tujuh kabupaten/kota yang ikut bertanding,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Ia menjelaskan, ORADO merupakan induk organisasi olahraga domino tingkat nasional yang baru terbentuk sekitar tiga bulan lalu. Organisasi ini telah dideklarasikan secara resmi dengan dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Kejurprov ini juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan aturan baku dalam permainan domino yang selama ini dikenal luas masyarakat namun kerap memiliki variasi aturan di lapangan.
“Domino ini hampir semua orang tahu, tapi aturan mainnya sering berbeda-beda. Dengan adanya ORADO, aturan itu sudah disusun dan dibakukan. Masyarakat juga bisa mengaksesnya secara terbuka,” jelasnya.
Dalam kejuaraan ini, terdapat dua kategori yang dipertandingkan, yakni kategori umum dan junior. Masing-masing kabupaten/kota mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk bersaing memperebutkan tiket ke tingkat nasional.
“Atlet yang juara hari ini akan mewakili Kepri ke Kejurnas di Bogor pada 24 April mendatang,” tambahnya.
Turnamen yang digelar dalam satu hari ini berlangsung hingga malam hari, mengingat jumlah peserta yang terbatas. Sistem pertandingan disesuaikan dengan karakter permainan domino yang relatif cepat dengan jumlah putaran tertentu.
Selain sebagai ajang seleksi, ORADO juga terus mendorong sosialisasi olahraga domino ke masyarakat luas. Salah satunya melalui turnamen yang diselenggarakan di tingkat kota, seperti di Batam yang bahkan menyediakan hadiah menarik untuk menarik minat peserta.
“Harapannya, Kejurprov ORADO 2026 menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem olahraga domino yang lebih profesional dan terstruktur di Kepri, sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya.
Penulis: Muhammad Ravi







