Idul Fitri 1447 H: Bandara Hang Nadim Catat Kenaikan Penumpang

Direktur Operasional PT Bandara Internasional Batam, Anton Marthalius. (foto: gokepri.com/engesti)

BATAM (gokepri.com) – Pergerakan penumpang di Bandara Hang Nadim menunjukkan peningkatan signifikan selama periode angkutan Lebaran 2026, seiring tingginya mobilitas masyarakat yang memilih jalur udara.

Direktur Operasional PT Bandara Internasional Batam, Anton Marthalius, mengatakan tren kenaikan telah terlihat sejak pertengahan Maret dan terus bergerak naik hingga periode arus mudik dan balik.

Berdasarkan data periode 13–30 Maret 2026, total pergerakan penumpang diproyeksikan mencapai 280.920 orang, atau meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode Lebaran 2025.

“Tren ini sudah terlihat sejak pertengahan Maret dan terus bergerak naik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 atau 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 18.329 orang. Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+6 atau 28 Maret 2026 dengan jumlah penumpang sebanyak 18.897 orang.

“Lonjakan ini sudah kami antisipasi melalui berbagai kesiapan operasional, baik dari sisi fasilitas maupun layanan penumpang,” kata Anton.

Secara keseluruhan, pergerakan penumpang selama periode Lebaran menunjukkan tren fluktuatif, dengan peningkatan signifikan menjelang hari H dan setelah Lebaran. Rata-rata pergerakan harian pada 2026 diperkirakan mencapai 15.887 penumpang, naik 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tidak hanya penumpang, pergerakan penerbangan juga diproyeksikan meningkat menjadi 1.821 penerbangan selama periode Lebaran 2026, dengan rata-rata 101 penerbangan per hari.

Sementara itu, sektor kargo turut mencatat pertumbuhan dengan total angkutan diperkirakan mencapai 1.903 ton atau naik 5 persen dibandingkan tahun 2025.

Anton menambahkan, posisi Batam sebagai salah satu simpul transportasi utama di wilayah Kepulauan Riau menjadi faktor pendorong tingginya pergerakan penumpang dan barang, baik untuk rute domestik maupun internasional.

“Batam menjadi titik transit dan tujuan utama bagi banyak pemudik,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada puncak arus mudik dan balik, pengelola bandara telah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari optimalisasi layanan, pengaturan slot penerbangan, hingga peningkatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Kami berkomitmen memastikan operasional tetap lancar dan penumpang tetap nyaman selama periode mudik,” kata Anton. *

Penulis: Engesti

 

Pos terkait