KARIMUN (gokepri.com) – Sudah tiga hari ini terjadi antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Karimun.
Penyebab antrean panjang di sejumlah SPBU di Karimun diduga akibat mencuatnya isu bakal habisnya stok BBM di Indonesia akibat ditutupnya Selat Hormuz di Iran.
Isu itu terus menguat setelah beredarnya informasi cadangan BBM di Indonesia hanya sebatas 21 hari. Pernyataan itu dikeluarkan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Rumor tersebut terus merambat hingga ke daerah dan menimbulkan panic buying di tengah-tengah masyarakat, termasuk di Karimun.
Akibat termakan itu itu, masyarakat Karimun kemudian ramai-ramai mendatangi SPBU untuk menyimpan cadangan BBM.
Melihat antrean panjang masyarakat tersebut, polisi kemudian turun tangan. Personel Polres Karimun melaksanakan kegiatan monitoring, pengamanan, serta pengaturan di sejumlah SPBU di wilayah Tanjungbalai Karimun.
Monitoring itu dipimpin Kasat Samapta, AKP Rizal Rahim. Upaya itu dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pembelian BBM secara berulang serta untuk mencegah terjadinya antrean panjang di SPBU.
Patroli dan monitoring dilakukan di beberapa titik, di antaranya SPBU Poros, SPBU Coastal Area, dan SPBU Sungai Raya.
Selain melakukan pengamanan dan pengaturan arus kendaraan di area SPBU, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tertib saat melakukan pengisian BBM.
Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani mengimbau masyarakat Kabupaten Karimun agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan (panic buying) yang dapat memicu antrean panjang di SPBU.
“Distribusi BBM untuk Kabupaten Karimun masih aman dan lancar, sesuai penjelasan Dirut PT. Ology Karimun Bumi Sukses yang mengelola SPBU Poros, Muhammad Nasrullah,” ujar AKBP Yunita.
Kapolres Karimun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar.
“Jangan melakukan pembelian berlebihan karena dapat mengganggu kelancaran distribusi BBM kepada masyarakat lainnya,” katanya.
Penulis: Ilfitra









