BATAM (gokepri) — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam menyalurkan bantuan Rp137 juta kepada 25 panti asuhan. Penyaluran dilakukan bersama Kejaksaan Negeri Batam dalam peringatan HUT ke-25 BAZNAS.
Bantuan tersebut diserahkan di Kantor Kejaksaan Negeri Batam, Senin, 26 Januari 2026. Dana zakat itu ditujukan untuk membantu kebutuhan dasar anak-anak panti asuhan di berbagai wilayah Batam.
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Batam Ahmad Fahmi mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari mandat lembaga dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak. Menurut dia, tanggung jawab tersebut melekat sekaligus bersifat moral dan hukum. “Kami berharap manfaatnya benar-benar dirasakan, terutama oleh anak-anak panti asuhan,” ujar Fahmi.
Baca Juga: Target ZIS Baznas Kepri Rp15 Miliar, Fokus Bantu Pendidikan hingga Dakwah
Ia menjelaskan, program BAZNAS Batam saat ini difokuskan pada lima bidang utama, mulai dari pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga layanan kesehatan bagi warga kurang mampu. Salah satunya adalah layanan klinik tanpa kasir yang melayani masyarakat fakir miskin.
Fahmi menegaskan, keberlanjutan program tersebut tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Batam dan kerja sama lintas lembaga. Ke depan, kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Batam akan diperluas ke program pendampingan UMKM dan guru.
Kepala Kejaksaan Negeri Batam I Wayan Wira Dharma menyatakan dukungannya terhadap sinergi tersebut. Ia menilai kolaborasi dengan BAZNAS penting untuk memastikan pengelolaan dana umat berjalan akuntabel dan sesuai prinsip hukum.
“Bantuan ini harus sampai dan bermanfaat. Hubungan Kejaksaan dan BAZNAS tidak berhenti di kegiatan hari ini, tetapi berlanjut pada program pemberdayaan masyarakat,” kata Wira.
Ia juga menyinggung pentingnya pendampingan hukum bagi pelaku UMKM, terutama dalam mengakses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat, agar program pemerintah berjalan tepat sasaran.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia mengatakan arah pembangunan Batam saat ini tidak lagi bertumpu pada infrastruktur semata, tetapi pada penguatan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Program pemberdayaan sudah kami jalankan, mulai dari berobat gratis, bantuan seragam sekolah, hingga pembiayaan UMKM tanpa bunga hingga Rp20 juta dan beasiswa bagi anak-anak berprestasi,” ujar Amsakar.
Baca Juga: Zakat Idulfitri di Batam Capai Rp42 Miliar, Kemenag Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









