Ingat, Malam Tahun Baru Tak Ada Pesta Kembang Api

Pesta Kembang Api
Pesta Kembang Api beberapa tahun lalu di Dataran Engku Putri, tahun ini Pemko Batam tidak menggelar pesta kembang api. FOTO/gokepri.com

Batam (gokepri.com) – Malam pergantian Tahun Baru 2021 tidak akan semeriah tahun-tahun sebelum. Mengingat saat ini masih dalam pandemi Covid-19.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam secara resmi juga melarang adanya kerumunan massa di malam pergantian tahun. Untuk itu, tidak diperkenankan menggelar pesta kembang api untuk perayaan Tahun Baru di Batam.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan larangan pesta kembang api itu sebagai langkah pemerintah menegakkan protokol kesehatan. Ia khawatir, jika ada pesta kembang api, akan terjadi kerumunan massa.

HBRL

“Harus kita sadari bersama. Ini upaya kita menghentikan penyebaran Covid-19 (Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),” ujar Rudi, Rabu (30/12/2020).

Rudi pun berpesan, masyarakat Batam harus legawa karena perayaan pergantian tahun baru kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ia pun mengatakan, pihak keamanan akan menggelar patroli saat malam pergantian tahun nanti.

“Jangan berkerumun, jangan abaikan protokol kesehatan,” ujarnya.

Rudi juga tak bosan-bosannya mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M). Langkah itu menjadi benteng pertahanan dalam melawan Covid-19.

“Terus terapkan 3M, dan kita juga berharap agar vaksin segera dikirim ke daerah sebagai solusi menyelesaikan persoalan Covid-19 ini,” kata dia.

Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau sebelumnya juga secara tegas akan menindak jika ada pihak yang nekat menggelar acara malam pergantian tahun baru, sehingga menggundang kerumunan masyarakat.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhart mengatakan Polda Kepri tidak akan mengeluarkan surat izin keramaian untuk merayakakan pergantihan tahun baru. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 di Kepri.

“Kami harap kita semua bisa menjaga ketertiban, mengingat saat ini masih dalam pandemi Covid-19,” kata Harry.

(ARD)

Pos terkait