FRANKFURT, Jerman – Liverpool akhirnya mengakhiri rentetan empat kekalahan beruntun mereka di semua kompetisi setelah membantai Eintracht Frankfurt 5-1 dalam laga lanjutan Liga Champions di Stadion Deutsche Bank Park, 22 Oktober.
Kemenangan telak ini menjadi suntikan kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan oleh juara bertahan Liga Inggris asuhan Arne Slot. Rentetan kekalahan sebelumnya sempat menempatkan skuad The Reds dalam tekanan besar, menjadikannya rekor hasil terburuk klub sejak November 2014.
Frankfurt, yang bertindak sebagai tuan rumah, justru memulai laga dengan baik dan sempat unggul lebih dulu lewat tembakan keras Rasmus Kristensen pada menit ke-26. Gol tersebut menembus gawang Giorgi Mamardashvili setelah membentur tiang jauh.
Namun, drama terjadi. Hugo Ekitike menyamakan kedudukan untuk Liverpool di menit ke-35. Ia berlari dari tengah lapangan usai menerima umpan panjang dari Andy Robertson sebelum menaklukkan kiper Michael Zetterer.
Tiga gol cepat kemudian tercipta dalam waktu sembilan menit. Kapten Virgil van Dijk menyundul masuk dari tendangan sudut pada menit ke-38, diikuti oleh gol sundulan Ibrahima Konate dari situasi yang sama pada menit ke-43.
Di babak kedua, Liverpool mengamuk. Cody Gakpo dan Dominik Szoboszlai masing-masing mencetak gol untuk melengkapi kemenangan 5-1, mengubah malam menjadi buruk bagi tim tuan rumah.
Kapten Virgil van Dijk mengakui hasil ini penting sebagai momentum tim. “Ini adalah kemenangan dan sesuatu yang harus kami bangun kembali. Kami kecewa dengan rentetan kekalahan, jadi kami harus menghadapinya, tetap bersatu, dan terus bekerja,” kata Van Dijk kepada TNT Sports.
Liverpool kini naik ke posisi ke-10 di klasemen Liga Champions dengan enam poin setelah tiga pertandingan. Mereka akan menjamu Real Madrid pada 4 November. Sementara Frankfurt, yang merosot ke posisi ke-22, akan bertandang ke Napoli di hari yang sama.
Chelsea Pesta Gol, Tottenham Imbang
Dari pertandingan lain, Chelsea juga meraih kemenangan besar 5-1 atas Ajax Amsterdam dalam pertandingan yang diwarnai tiga penalti dan satu kartu merah. Nasib Ajax, yang kini kalah di tiga laga Eropa, ditentukan pada menit ke-17 ketika kapten Kenneth Taylor diusir wasit karena tekel berbahaya.
Marc Guiu, 19 tahun, mencetak gol semenit kemudian, disusul Moises Caicedo. Meskipun Wout Weghorst sempat memperkecil skor melalui penalti, Chelsea kembali mendapat dua hadiah penalti di akhir babak pertama yang dieksekusi oleh Enzo Fernandez dan Estevao. Tyrique George menambahkan satu gol di babak kedua. Chelsea kini memimpin grup mereka.
Di tempat lain, Monaco harus puas bermain imbang 0-0 melawan Tottenham Hotspur. Monaco mendapat peluang lebih jelas, namun kiper Tottenham, Guglielmo Vicario, tampil cemerlang. Tottenham berada di posisi ke-15 dengan lima poin, sementara Monaco di posisi ke-27 zona eliminasi.
Baca Juga: Liverpool Takluk 1-2 Atas Man United di Anfield
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









