BATAM (gokepri) – Air bersih di Batu Aji–Sagulung belum mengalir hingga Kamis, 18 September 2025. Warga terpaksa membeli air galon untuk kebutuhan sehari-hari.
Yanti, warga Batu Aji, mengaku pasokan air mati sejak Selasa, 16 September 2025. “Sudah 15 kali beli galon. Kalau kemarin masih sempat nampung air hujan, sekarang tidak bisa lagi,” ujarnya.
Ia berharap distribusi air segera normal. “Biasanya mati cuma beberapa jam, ini sudah berhari-hari,” kata Yanti.
Humas Air Batam Hilir (ABH), Ginda Alamsyah, menjelaskan gangguan terjadi akibat perbaikan kebocoran pipa utama berdiameter 600 milimeter di kawasan Simpang Base Camp, Batu Aji. Perbaikan dimulai Selasa malam dan berdampak pada belasan titik permukiman.
“Pekerjaan perbaikan selesai Rabu siang sekitar pukul 12.00. Kami sedang uji coba aliran untuk memastikan tidak ada kebocoran lagi,” kata Ginda. Jika uji coba lancar, distribusi air segera disalurkan kembali.
Sebelum pekerjaan dimulai, ABH telah mengimbau pelanggan menampung air. Perusahaan juga menyiagakan mobil tangki yang bisa diminta melalui RT, RW, atau kelurahan bila pasokan tak kembali dalam 1×24 jam.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Fokus kami mengembalikan distribusi air secepat mungkin,” ujar Ginda.
Baca Juga: Warga Sengkuang dan Batu Merah Tuntut Janji Amsakar soal Air Bersih
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









