BATAM (gokepri) – Kevin Diks mencetak sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang berlaga di Liga Jerman. Ia menjalani debutnya bersama Borussia Monchengladbach saat ditahan imbang Hamburger SV, 0-0.
Bek tim nasional Indonesia itu tampil perdana di Liga Jerman musim 2025/2026. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Borussia-Park, Monchengladbach, Senin dini hari WIB, Diks masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-77, menggantikan Fabio Chiarodia di posisi bek tengah. Ia bermain selama 13 menit.
Secara statistik, Monchengladbach tampil dominan dalam pertandingan pekan pertama ini. Mereka unggul penguasaan bola 56 persen dan melepaskan 16 tendangan, empat di antaranya tepat sasaran. Hasil seri menempatkan Monchengladbach di posisi ke-11 klasemen sementara dengan satu poin, sama dengan Hamburger SV.
Selain laga Monchengladbach versus Hamburger SV, pekan pertama Bundesliga juga menampilkan beberapa hasil menarik. Koln sukses meraih kemenangan tipis 1-0 atas Mainz di Stadion Mewa Arena, Minggu malam WIB. Gol semata wayang kemenangan Koln dicetak oleh Marius Bulter pada menit-menit akhir pertandingan. Kemenangan ini membawa Koln menempati posisi ketujuh klasemen sementara dengan tiga poin, sedangkan Mainz berada di peringkat 14.
Perjalanan Karier Klub Kevin Diks
Kevin Diks menemukan puncak karier di Denmark bersama FC Copenhagen. Ia memulai langkahnya di akademi Vitesse, Belanda, sejak remaja. Pada 2014, ia debut di tim senior dan langsung menjadi andalan. Dua musim kemudian, ia hijrah ke Fiorentina. Namun, perjalanan di Italia tak berjalan mulus. Diks lebih banyak dipinjamkan ke sejumlah klub, termasuk kembali ke Vitesse, kemudian Feyenoord, Empoli, dan AGF Aarhus di Denmark. Bersama Feyenoord, ia sempat meraih trofi Piala KNVB.
Kesempatan baru datang pada 2021 ketika kontraknya dengan Fiorentina habis. Diks memilih Copenhagen, klub besar Denmark, dan keputusan itu mengubah kariernya. Selama empat musim, ia menjelma jadi pilar pertahanan, meraih tiga gelar liga dan dua piala domestik, serta rutin tampil di kompetisi Eropa. Ketangguhannya membuat namanya kembali dilirik klub-klub besar.
Pada awal 2025, Mönchengladbach mengikat Diks dengan kontrak jangka panjang. Sang pelatih menyebutnya sebagai bek serbaguna, mampu bermain di berbagai posisi lini belakang. Diks menjalani debut Bundesliga pada Agustus 2025, masuk sebagai pemain pengganti dalam laga melawan Hamburg.
Kini, kariernya menapaki babak baru di salah satu liga paling kompetitif di dunia. Selain membuka jalan bagi pemain Indonesia di Bundesliga, Diks juga menjadi simbol konsistensi—seorang bek yang pernah jatuh bangun di Italia, menemukan stabilitas di Denmark, dan akhirnya meraih panggung besar di Jerman.
Baca Juga: DPR RI Setujui Naturalisasi Kevin Diks, Estella dan Noa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







