JAKARTA (gokepri) – Pemerintah menetapkan 36 bandara sebagai bandara internasional demi pemerataan ekonomi. Kebijakan ini diharapkan mendorong pariwisata dan investasi di daerah.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjelaskan penetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2025. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong penguatan industri penerbangan nasional, pariwisata, perdagangan, dan investasi.
“Penetapan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong percepatan perputaran ekonomi dan pariwisata daerah,” ujar Dudy, Kamis (14/8).
Menhub menugaskan Direktur Jenderal Perhubungan Udara untuk mengawasi pelaksanaan keputusan ini. Status bandara internasional akan dievaluasi setiap dua tahun sekali. Pengelola bandara wajib memenuhi sejumlah persyaratan administratif, keselamatan, keamanan, dan pelayanan sebelum penerbangan internasional dilakukan. Persyaratan tersebut harus disampaikan paling lambat enam bulan setelah keputusan menteri dikeluarkan.
Khusus Bandara Halim Perdanakusuma, penerbangan internasional hanya diperuntukkan bagi angkutan udara niaga tidak berjadwal, angkutan udara bukan niaga, serta penerbangan pesawat udara negara.
Berikut 36 bandara yang ditetapkan sebagai bandara internasional:
* Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh
* Bandara Kualanamu, Sumatera Utara
* Bandara Minangkabau, Sumatera Barat
* Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau
* Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau
* Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten
* Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta
* Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat
* Bandara Kulon Progo, Yogyakarta
* Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur
* Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali
* Bandara Zainuddin Abdul Madjid, Nusa Tenggara Barat
* Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan, Kalimantan Timur
* Bandara Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan
* Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara
* Bandara Sentani, Jayapura, Papua
* Bandara Komodo, Nusa Tenggara Timur
* Bandara S.M. Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan
* Bandara H.A.S. Hanandjoeddin, Kepulauan Bangka Belitung
* Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah
* Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan
* Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat
* Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Tapanuli Utara, Sumatera Utara
* Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau
* Bandara Radin Inten II, Lampung
* Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah
* Bandara Banyuwangi, Jawa Timur
* Bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara
* Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur
* Bandara Pattimura, Ambon, Maluku
* Bandara Frans Kaisiepo, Biak Numfor, Papua
* Bandara Mopah, Merauke, Papua Selatan
* Bandara Kediri, Jawa Timur
* Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah
* Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, Papua Barat Daya
* Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Samarinda, Kalimantan Timur
ANTARA
Baca Juga: InJourney Aviation Services Kantongi Pengelolaan Terminal Kargo Bandara Hang Nadim
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









