Geliat Pembangunan Properti di Batam Terus Menguat

Pasar properti di Batam
Apartemen di kawasan Nagoya, Batam. GOKEPRI/Candra Gunawan

BATAM (gokepri) – Sektor properti Batam tunjukkan tren positif awal tahun ini. Pembangunan terlihat di mana-mana, sinyal kuat pasar tetap optimistis.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam, Robinson Tan, mengungkapkan geliat pembangunan dapat terlihat nyata di berbagai titik kota, mencerminkan keyakinan pasar terhadap prospek properti yang cerah.

“Kalau kita lihat dari awal tahun sampai April, para anggota REI menunjukkan perkembangan yang sangat baik dalam hal penjualan properti,” ujar Robinson belum lama ini. Ia menambahkan, pertumbuhan properti di Batam bukan sekadar data di atas kertas, tetapi sudah tampak jelas di lapangan. “Pembangunan terlihat di mana-mana. Ini sinyal kuat bahwa sektor properti sedang dalam kondisi sehat dan prospektif,” tambahnya.

HBRL

Meskipun demikian, Robinson mengingatkan pentingnya stabilitas politik dan geopolitik dalam menjaga momentum ini. Ia menilai, selama tidak ada gejolak besar yang mengganggu iklim usaha, industri properti Batam akan terus bergerak positif. “Kalau tidak ada kendala seperti gejolak politik atau geopolitik, saya rasa Batam tidak ada hambatan berarti. Sejauh ini, properti di Batam sangat cemerlang,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga memuji kinerja pemerintah daerah saat ini yang dinilai proaktif dan memberikan kepastian serta kecepatan dalam perizinan. Hal ini menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan. “Pemerintah punya semangat luar biasa. Proses perizinan dipercepat, dan itu berdampak langsung pada pertumbuhan sektor properti,” jelasnya.

Selain properti, sektor industri dan pariwisata di Batam juga disebut berjalan baik. Robinson menilai kolaborasi antar sektor ini saling mendukung, terutama dengan adanya insentif seperti program Golden Visa yang diyakini akan menarik lebih banyak wisatawan dan investor asing ke Kepulauan Riau. “Industri berjalan baik, dari manufaktur sampai pariwisata. Golden Visa bisa jadi magnet baru untuk mendatangkan wisatawan mancanegara ke Kepri, termasuk Batam,” tuturnya.

Ia juga menyoroti faktor keamanan yang turut mendukung sektor properti. Menurutnya, Batam adalah kota yang relatif aman dengan minim angka kriminalitas, sehingga meningkatkan kepercayaan investor dan calon pembeli properti. “Kondisi aman ini jadi nilai tambah bagi Batam di mata investor. Ketika sebuah kota aman dan punya potensi ekonomi, maka properti akan ikut tumbuh,” pungkasnya.

Baca Juga: Harga Rumah di Batam Melambung, Kenaikan Tertinggi Kedua di Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti Fedro
Editor: Candra Gunawan

Pos terkait