ASPABRI Kepri Ajak Pengelola Wisata Bangkit di Masa Pandemi

bimtek chse bagi pelaku obyek wisata
Bimtek bagi pelaku obyek wisata di Tanjungpinang, Jumat (4/12/2020).

Tanjungpinang (gokepri.com) – Asosiasi Pariwisata Bahari Indonesia (ASPABRI) mengajak pengelola obyek wisata bangkit dan tidak terlena oleh pandemi Covid-19. Ketua ASPABRI Kepri, Surya Wijaya menyampaikan ajakan itu dalam Bimtek Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE).

“Kita harus bangkit dan mempersiapkan diri pasca pandemi,” katanya saat menjadi narasumber bimtek di Hotel Comforta Tanjungpinang, Jumat (4/12/2020).

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang menggelar Bimtek CHSE tersebut bagi pelaku pariwisata. Sebanyak 40 orang pengelola Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) di Tanjungpinang mengikuti bimtek. Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia Raja Syafarullah dan Kasi ODTW Heniwati memandu langsung bimtek tersebut.

HBRL

Kepala Disbudpar Tanjungpinang, Surjadi mengatakan, pengelola ODTW harus mempersiapkan diri menghadapi situasi pasca Covid-19. Salah satunya dengan mengikuti bimtek seperti ini, supaya kualitas SDM tetap terpacu.

“Saya minta pengelola ODTW serius mengikuti pelatihan ini, karena ini kesempatan emas,” ujarnya.

Kabid Destinasi dan Pemasaran Wisata, Maswito menyampaikan, masing masing kelurahan di Tanjungpinang punya ODTW yang layak. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) mengelola sebagian besar ODTW itu di kelurahan masing masing. Saat ini, Tanjungpinang ada 18 Pokdarwis yang punya potensi mengembangkan ODTW tersebut.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Holding Pariwisata

“Sekarang tinggal kemauan masing-masing,” ujarnya.

Maswito menjelaskan, pengelola ODTW tidak hanya mendapatkan teori dalam bimtek tersebut. Pihaknya juga membekali peserta dengan praktek dan buku panduan dari Kementerian Pariwisata dan EKRAF RI.

“Bagi pelaku pariwisata, sertifikasi saat ini bukan lagi sebagai kebutuhan, melainkan kewajiban,” tuturnya.

Selain Surya, Disbudpar juga menghadirkan narasumber dari Politeknik Bintan Cakrawala, Putri dan Ayu. Ketiga narasumber tersebut merupakan praktisi dan akademisi yang mengetahui perkembangan ODTW di Tanjungpinang. (wan)

Pos terkait