BATAM (gokepri.com)– Polsek Bengkong menginisiasi pemanfaatan lahan kosong untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI. Melalui program ini, lahan tidur di sekitar kantor Polsek disulap menjadi ladang produktif dengan tanaman pangan dan sayuran.
Kegiatan yang berlangsung Minggu (9/3/2025) ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir, S.H., M.H., yang diwakili oleh Kanit Samapta Iptu Sarijan.
Turut hadir dalam kegiatan ini para Bhabinkamtibmas dari beberapa kelurahan di Bengkong, termasuk Aipda Riyan Ahmadi (Tanjung Buntung), Aipda Agus Riyanto (Sadai), Aipda Ardiyanto (Bengkong Laut), Bripka Yarli Harnadi (Bengkong Indah), serta Kasium Polsek Bengkong Bripka Astra Fianda.
Baca Juga: Polsek Bengkong Ringkus Pelaku Penikaman Teman Sendiri
Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari 17 Prioritas Pemerintah dan Program Beyond Trust (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan).
Selain menjaga keamanan, Polri juga memiliki tanggung jawab dalam mendukung ketahanan pangan nasional guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga turut serta dalam program yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan memanfaatkan lahan kosong untuk pertanian, kita bisa mendukung kemandirian pangan,” ujar Doddy.
Polsek Bengkong bekerja sama dengan Kecamatan Bengkong untuk memastikan pemanfaatan lahan dilakukan secara produktif dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tidak terpakai agar lebih bernilai guna.
Kegiatan berlangsung di Kebun Samping Polsek Bengkong dan lahan hidroponik di belakang kantor Polsek. Para Bhabinkamtibmas mengubah lahan tidur menjadi ladang produktif dengan menanam berbagai jenis sayuran yang dapat dikonsumsi masyarakat.
Selain itu, metode hidroponik yang diterapkan memungkinkan tanaman tumbuh lebih cepat dan efisien, meskipun di lahan terbatas. Ini menjadi solusi bagi masyarakat perkotaan yang ingin bercocok tanam tetapi memiliki lahan sempit.
Program ini tidak hanya bermanfaat bagi anggota Polri, tetapi juga melibatkan masyarakat sekitar. Dengan adanya sinergi antara Polri dan warga, ketahanan pangan di tingkat lokal dapat lebih terjaga.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menginspirasi masyarakat untuk turut serta memanfaatkan lahan yang ada. Dengan begitu, ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan bersama,” tambah Doddy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








