Amsakar Akan Rombak Struktur Organisasi di Pemko dan BP Batam

struktur organisasi bp batam
Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad. Foto: Gokepri.com/Muhammad Ravi

BATAM (gokepri.com) – Wali Kota sekaligus Ex-officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, akan segera mengirimkan surat kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mempercepat restrukturisasi di jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Amsakar menegaskan bahwa langkah awal dalam pemerintahannya adalah merombak struktur organisasi di kedua lembaga tersebut guna meningkatkan efektivitas kerja.

“Ini hal paling awal yang akan kita lakukan, yaitu restrukturisasi kabinet kami,” ujar Amsakar, Senin (3/3/2025).

HBRL

Baca Juga: Tak Pakai Konsep 100 Hari Kerja, Amsakar-Li Claudia Prioritaskan Persoalan Sampah

Amsakar menjelaskan bahwa dalam retret beberapa waktu lalu, Kementerian Dalam Negeri tidak memiliki kendala terhadap restrukturisasi ini. Namun, tetap ada prosedur yang harus ditempuh, seperti tes dan uji kelayakan (fit and proper test).

“Saya bersyukur karena dalam paparan dari Kementerian, restrukturisasi kabinet pemerintahan ini tidak ada persoalan. Kita hanya perlu buat surat ke Menteri, kalau disetujui, proses ini bisa berjalan cepat. Tapi tetap harus melalui tes dan fit and proper test,” jelasnya.

Restrukturisasi juga sudah dimulai di BP Batam. Saat ini, struktur organisasi sudah disusun, tetapi masih menunggu pengisian beberapa posisi.

“Kalau para deputi sudah terisi, kami akan segera lanjut dengan pelantikan para direktur dan jabatan lainnya,” tambahnya.

Amsakar menekankan bahwa kebijakan Pemko dan BP Batam harus sejalan dengan program pemerintahan pusat di bawah Presiden Prabowo Subianto. Salah satu prioritas utama adalah penanganan sampah, yang memang sudah menjadi program dalam pemerintahannya.

Selain itu, pemerintah juga akan fokus pada perbaikan infrastruktur pendidikan. Amsakar ingin memastikan tidak ada lagi sekolah yang mengalami kebocoran atau kerusakan.

“Efisiensi anggaran nanti akan diarahkan untuk renovasi atau revitalisasi sekolah-sekolah,” katanya.

Selain restrukturisasi dan infrastruktur, Amsakar juga menyoroti maraknya baliho dan spanduk yang dianggap mengurangi estetika kota.

“Kami akan segera mengeluarkan edaran kepada OPD teknis untuk mengambil langkah taktis agar kota ini menjadi lebih rapi dan estetis,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait