BATAM (gokepri) — Balai Pelayanan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau (Kepri) menggagalkan keberangkatan 14 pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural ke Malaysia. Mereka dicegah saat akan menyeberang melalui Pelabuhan Internasional Batam Centre dan Pelabuhan Internasional Harbour Bay, Kota Batam.
Kepala BP3MI Kepri, Imam Riyadi, menjelaskan pencegahan ini merupakan hasil monitoring dan pengawasan yang dilakukan Tim Perlindungan BP3MI Kepri di dua pelabuhan tersebut pada Sabtu (24/1/2025) dan Minggu (25/1/2025).
“Dari hasil monitoring dan pengawasan itu tim melakukan pencegahan terhadap 14 orang PMI yang akan berangkat secara nonprosedural,” kata Imam, Selasa 28 Januari 2025.
Tim Perlindungan BP3MI Kepri melakukan monitoring terhadap empat kapal feri di Pelabuhan Batam Centre dan satu kapal di Pelabuhan Harbour Bay yang hendak berangkat menuju Johor Bahru, Malaysia.
Menurut Imam, kapal-kapal tersebut berangkat sesuai jadwal dan seluruh penumpang telah diperiksa. “Kami melakukan pemeriksaan dokumen keberangkatan dan bekerja bagi calon penumpang yang terindikasi akan berangkat bekerja ke luar negeri secara unprosedural di Helpdesk BP3MI Kepri,” katanya.
Petugas melakukan penundaan keberangkatan karena syarat dan dokumen bekerja para calon PMI tidak lengkap. Sebanyak delapan orang PMI berasal dari Jawa Timur, empat orang dari NTB, dan masing-masing satu orang dari Yogyakarta dan Aceh. “Modus keberangkatannya jalan-jalan ke Malaysia,” ujar Imam.
Imam menyebut, minat masyarakat untuk bekerja di Malaysia masih tinggi, terlihat dari angka pencegahan yang dilakukan BP3MI tahun ini. Kondisi ini dimanfaatkan oleh calo ilegal untuk memberangkatkan PMI secara nonprosedural.
“Dari salah satu PMI yang kami cegah, ada korban yang diberangkatkan oleh calo, ini sudah ditindaklanjuti oleh penyidik Ditreskrimum Polda Kepri,” kata Imam. Dua dari 14 PMI nonprosedural tersebut merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan telah diserahkan ke Polda Kepri untuk penyelidikan lebih lanjut. ANTARA
Baca Juga: Prabowo Siapkan Rp20 Triliun untuk Modal UMKM dan Pekerja Migran
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









