BATAM (gokepri) – Batam bersiap mengantisipasi lonjakan kebutuhan elpiji pada 2025. Pemerintah Kota Batam mengajukan penambahan kuota hingga 16,9 juta tabung elpiji 3 kilogram, naik 15 persen dari tahun sebelumnya.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam mengajukan penambahan kuota elpiji subsidi 3 kilogram untuk 2025. Jumlah yang diajukan 50.852 metrik ton (MT). Januar Arka, Kepala Bidang Perindustrian dan ESDM Disperindag Kota Batam, menyampaikan kuota ini 15 persen lebih banyak dari kuota 2024 yang sebesar 42.095 MT.
“Usulan kami 50.852 metrik ton. Jika dikonversi ke tabung gas 3 kilogram, totalnya 16.950.497 tabung,” kata Januar, Kamis 16 Januari 2025.
Ia memastikan stok ini akan mencukupi kebutuhan masyarakat Batam. Harga elpiji 3 kilogram, menurut Januar, tetap Rp21 ribu. Harga ini berlaku sejak tahun lalu.
“Berdasarkan data, rata-rata konsumsi gas 3 kilogram per rumah tangga tiga tabung,” ujarnya.
Dengan kuota lebih dari 16 juta tabung, Januar meyakini tidak akan ada kekurangan atau kelangkaan elpiji. “Kecuali faktor alam atau kerusakan di sumber yang menghambat distribusi ke Batam,” jelasnya.
Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, menjelaskan penyebab kelangkaan elpiji 3 kilogram beberapa waktu lalu. Cuaca ekstrem di perairan Kepri menjadi penyebabnya.
“Pasokan kami dari Tanjunguban. Ombak tinggi menyebabkan keterlambatan pasokan ke Batam,” kata Gustian.
Keterlambatan pengiriman stok satu hari, menurutnya, berdampak pada ketersediaan pasokan selama dua hari. “Karena itu, kelangkaan yang terjadi akibat faktor cuaca,” ujarnya.
Mengenai stok elpiji pada 2025, Gustian menyatakan pihaknya telah mengusulkan penambahan kuota. Usulan ini didasari pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada perputaran uang pelaku usaha.
“Jika usaha meningkat, konsumsi elpiji di kalangan UMKM juga diprediksi naik. Karena itu, kami mengusulkan penambahan kuota,” pungkas Gustian. ANTARA
Baca Juga:
Ada Lonjakan Pembelian Elpiji 3 Kg di Batam Dua Bulan Terakhir
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









