KARIMUN (gokepri.com) – Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Karimun menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Karimun, Rabu 8 Januari 2025.
Mereka menuntut Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang hingga kini belum dibayarkan Pemkab Karimun.
Hingga kini ASN di Karimun memang tidak lagi menerima TPP tahun 2024 sebanyak 5 bulan. Bukan hanya guru, seluruh ASN di Pemkab Karimun memang tidak memperoleh TPP tersebut.
Aksi unjuk rasa tersebut dipimpin Ketua DPC Ikatan Pendidik Nusantara (IPN) Karimun, Mahadi.
“Kami hanya meminta agar janji pembayaran ini segera direalisasikan,” ujar Mahadi.
Menurut dia, selama ini mereka telah bekerja keras siang dan malam menunaikan tugas sebagai seorang pendidik. Namun, perjuangan mereka itu tidak sebanding dengan yang diterima.
“Untuk memenuhi kebutuhan, kami bahkan harus menggadaikan barang berharga seperti anting istri,” ungkapnya.
Mahadi menegaskan bahwa aksi ini dilakukan dengan tujuan murni untuk mencari solusi.
“Kami ingin duduk bersama, layaknya anak dengan bapak, agar aspirasi ini didengar dan direalisasikan oleh Bupati,” tambahnya.
Penjabat Sekda Karimun, Djunaidy datang menemui para pengunjuk rasa. Djunaidy meminta 30 perwakilan untuk berdialog dengan pimpinan daerah. Pertemuan pun berlangsung di Ruang Rapat Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun.
Aksi itu mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.
Penulis: Ilfitra









