Bayi Lahir di RSUD Tanjungpinang Langsung dapat Akta, Perubahan KK dan KIA

bayi di rsud tanjungpinang
Peluncuran program 3 in 1 di RSUD Tanjungpinang, Selasa (12/11/2024). Foto: ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (gokepri.com) – Setiap bayi yang baru lahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang akan langsung mendapatkan akta kelahiran, perubahan kartu keluarga (KK) dan kartu identitas anak (KIA).

Kemudahan bagi masyarakat yang melahirkan di RSUD Tanjungpinang ini merupakan program 3 in 1 yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang kolaborasi bersama Dinas Kesehatan, RSUD, dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tanjungpinang.

Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Andri Rizal mengatakan akta kelahiran, perubahan kartu keluarga, dan KIA merupakan hak-hak sipil dan politik setiap penduduk. Beberapa dokumen kependudukan tersebut sekaligus bentuk perlindungan hukum kepada warga negara.

HBRL

Baca Juga: Program 3 in 1 di Tanjungpinang, Mudahkan Urus Dokumen Kependudukan

“Setelah melahirkan di RSUD, langsung dapat tiga dokumen kependudukan hingga warga tidak perlu menunggu lama, atau bahkan terkadang lupa untuk membuat akta kelahiran atau KIA,” ujarnya saat peluncuran program di RSUD Tanjungpinang, Selasa 12 November 2024.

Kepala Disdukcapil Tanjungpinang Wan Samsi mengatakan layanan program 3 in 1 ini akan diperluas pada fasilitas-fasilitas kesehatan lainnya di lingkungan Tanjungpinang.

Beberapa fasilitas kesehatan yang telah siap melaksanakan program 3 in 1 di antaranya Puskesmas Pancur dan Puskesmas Kampung Bugis. Fasilitas kesehatan lainnya sedang menyiapkan kelengkapan yang diperlukan untuk program ini.

Disdukcapil Tanjungpinang juga akan melakukan kerja sama dengan Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) maupun klinik-klinik bersalin yang ada di Tanjungpinang.

“Dengan catatan berkas lengkap, paling lama tiga hari setiap anak yang dilahirkan di fasilitas kesehatan yang melaksanakan program itu sudah dapat memiliki dokumen KIA, akta kelahiran, dan perubahan KK,” kata Wan Samsi.

Sementara itu Direktur RSUD Tanjungpinang Dokter Yunisaf mengatakan program 3 in 1 diluncurkan di RSUD karena angka pelayanan kelahiran di rumah sakit tersebut tertinggi di Tanjungpinang.

Sebanyak 457 proses persalinan telah dilayani sepanjang tahun ini hingga Oktober 2024. Sedangkan di tahun 2023, jumlah keluarga yang melakukan proses kelahiran bayinya tercatat sebanyak 621 orang. ANTARA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait