3 Trik Membujuk Anak Agar Tak Malas Sarapan

Ilustrasi. Sarapan penting bagi anak. Foto: Pexels

Batam (gokepri.com) – Sarapan sangat penting untuk memulai hari. Apalagi bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Namun seringkali anak malas sarapan. Simak trik untuk membujuknya berikut ini.

Berdasarkan informasi di situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sarapan memiliki manfaat yang sangat baik untuk anak-anak, salah satunya meningkatkan kemampuan daya ingat dan konsentrasi anak.

Selain itu, sarapan juga bermanfaat untuk membuat tubuh lebih berenergi di pagi hari. Jika malas sarapan, tentu tubuh menjadi lemas dan tidak punya energi untuk beraktivitas.

Baca Juga: Hati-hati Lewatkan Sarapan Bisa Pengaruhi Psikologis Anak

Buat anak yang sudah sekolah hal ini tentu berdampak buruk pada fokus belajarnya di sekolah, sehingga prestasinya bisa menurun.

Dikutip dari laman Hellosehat.com, berikut ini 3 trik yang bisa membantu saat anak malas sarapan.

1. Jangan paksa

Meskipun anak malas sarapan jangan dipaksa. Sebab kata Dokter Spesialis Anak, I Gusti Lanang Sidiartha anak bisa merasa stres kalau orangtua memaksa sarapan.

“Orangtua boleh mengatur menu sarapan anak, tetapi biarkan anak mengambil makanannya sendiri,” jelasnya.

Buat anak merasa nyaman saat sarapan sehingga ia sendiri yang menginginkan untuk makan. Tidak apa makan sedikit demi sedikit yang penting ada asupan makanan yang masuk ke dalam perutnya.

Orangtua sebaiknya menyiapkan menu sarapan yang menarik sehingga anak bersemangat untuk sarapan.

2. Berikan contoh

Jika anak malas sarapan coba instropeksi diri, apakah ayah dan ibu juga jarang sarapan pagi? Sebab anak merupakan peniru yang akan mengikuti kebiasaan orang di sekitarnya.

Menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik, Raissa E. Djuanda, M. Gizi, Sp. GK orangtua perlu memberi contoh kebiasaan sarapan pada anak.

“Kalau anaknya saja yang dipaksa, ia akan berpikir, kok, saya (anak) sendiri yang makan tapi orangtua tidak. Jadi, peran orangtua juga sangat penting,” ungkap dr. Raissa.

Sebaiknya nikmati waktu saraoan bersama anak setiap hari. Dengan demikian ia akan belajar dan mengerti bahwa sarapan penting bagi kesehatan.

3. Sajikan menu menarik

Daripada memaksa anak untuk sarapan tapi dengan menu yang tidak menggugah selera, sebaiknya orangtua menyajikan menu yang menarik sehingga anak dengan sendirinya merasa tertarik untuk mencobanya.

Sebaiknya sajikan makanan kesukaannya sehingga ia sayang untuk melewatkan makanan tersebut. Selain itu orangtua juga bisa mengkreasikan menu makanan.

Menyajikan menu berbeda setiap hari juga bisa merangsang anak untuk penasaran dan mencoba makanan yang disajikan untuk sarapan.

Misalnya jika hari ini sudah memberikan telur dadar sebagai sumber proteinnya, besoknya ganti dengan ayam goreng.

Jika tidak sempat menyiapkan sarapan untuk anak, menu sarapan yang mudah dan praktis, seperti roti isi juga bisa menjadi pilihan.

Jika tidak sempat makan di rumah, orangtua bisa memberikan bekal yang bisa dimakan oleh anak saat di kendaraan atau sambil menunggu bel sekolah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

***

Pos terkait