Wujudkan Batam Kota Modern, Muhammad Rudi Dorong REI Hadirkan Hunian Berkelas Dunia

REI Batam
Kepala BP Batam Muhammad Rudi menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) REI Kota Batam ke-VIII di Radisson Hotel, Selasa (27/2/2024). Foto: Dok. BP Batam

Batam (gokepri) – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mendorong pengusaha properti yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) Kota Batam untuk menghadirkan hunian berkelas dunia. Hal ini sejalan dengan visi Batam kota baru yang modern pada 2029 mendatang.

Visi tersebut disampaikan Rudi saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) REI Kota Batam ke-VIII di Radisson Hotel, Selasa (27/2/2024). Musda tersebut mengangkat tema “Peran Serta REI Batam Dalam Mewujudkan Batam Kota Baru”.

“Pembangunan perumahan terus digencarkan oleh pengusaha baik yang subsidi maupun komersil. Saya titipkan kepada REI, disamping saat ini kita membangun ekonomi, seluruh rumah yang dibangun saya titipkan kelasnya harus berkelas dunia,” ujar Rudi.

Baca Juga: REI Expo Batam 2024 di Grand Batam Mall Targetkan Transaksi Rp90 Miliar

Pembangunan rumah berkelas dunia ini bukan tanpa alasan. Saat ini, pembangunan infrastruktur di Kota Batam sudah menggunakan standar internasional, terutama untuk jalan-jalan utama yang menghubungkan daerah industri.

“Kita sudah harus berpikir kesana, karena Batam sudah saya kejar untuk menjadi suatu kota yang modern. Salah satunya, bisa kita lihat infrastruktur jalannya ini sudah standar internasional,” jelas Rudi.

Rudi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Kota Batam bertujuan untuk meningkatkan perekonomian. Jika ekonomi bangkit, daya beli masyarakat dan inflasi akan terkendali.

“Jika ekonomi sudah tinggi, maka daya beli masyarakat juga akan tinggi. Termasuk juga daya beli masyarakat terhadap properti yang dibangun oleh anggota REI,” imbuhnya.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Real Estat Indonesia (DPP REI), Joko Suranto, menyambut baik visi Rudi. Menurutnya, visi tersebut sejalan dengan harapan REI selama ini.

“Ketika infrastruktur ini tumbuh, maka properti juga akan ikut tumbuh. Tidak mengherankan sebenarnya kenapa ekonomi Kota Batam bisa diatas ekonomi nasional,” kata Joko.

Joko mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi akan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat. Begitu pula sebaliknya, daya beli yang tinggi akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Pertumbuhan sektor properti di Kota Batam ini kita harapkan dapat terus bertumbuh melampaui pertumbuhan properti secara nasional sebesar 12 persen,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

 

BAGIKAN