Waduh! Surat dari Pemkab Sigi untuk Menteri PU Jadi Bungkus Nasi Pecel

(internet)

JAKARTA (gokepri.com) – Sebuah foto dokumen resmi dari Bupati Sigi, Sulawesi Tengah, tiba-tiba menjadi viral di media sosial.

Dokumen yang ditujukan kepada Menteri Pekerjaan Umum tersebut diduga telah dijadikan sebagai bungkus untuk makanan nasi pecel.

Hal ini dikuak lewat postingan dari akun Threads bernama @stevendamai, pada 1 Oktober 2026.

Ia menunjukkan sebuah foto berisi permohonan Bupati Sigi yaitu Mohamad Rizal Intjenae, kepada Menteri Pekerjaan Umum terkait bantuan percepatan penanganan bencana alam gempa bumi di Kabupaten Sigi.

Ia merasa terkejut karena dokumen tersebut masih sangat lengkap, termasuk dengan cap hingga tanda tangan yang tertera di dalamnya.

“Bisa-bisanya dokumen asli cap basah, paraf dan tandatangan basah sampe ke tangan rakyat jelata ini buat bungkus nasi pecel di Jakarta,” tulis @stevendamai dalam postingannya.

Dalam dokumen tersebut, tertulis bahwa terdapat satu jembatan yang rusak dan memerlukan penanganan segera yaitu Jembatan Rahmat – Palolo (Jembatan Rahmat 1).

Kerusakan tersebut antara lain keretakan pada earthwall oprit dan parapet jembatan, kerusakan pada tiang pancang abutmen dan perkerasan aspal, hingga gerusan dari sungai.

Meski rusak bukan karena gempa bumi, jembatan tersebut menjadi akses utama menuju lokasi terdampak gempa yang terjadi pada 16 Juni 2026 di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Ads bp batam 2026 baru

“Kami mohon kiranya agar dapat diberikan bantuan berupa penanganan teknis agar layanan infrastruktur jalan dan jembatan dapat pulih sepenuhnya guna melayani kebutuhan masyarakat,” tulis keterangan pada dokumen itu.

Setelah foto tersebut tersebar, Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae memberikan respons atas surat dinasnya yang tersebar dan menjadi bungkus nasi pecel.

Ia mengaku bahwa dokumen tersebut sebenarnya sudah diserahkan ke pihak terkait, dengan dokumen dipindai secara digital dan dikirim ke sistem Kementerian Pekerjaan Umum.

“Saya Bupati Sigi tentu sedih dan terkejut melihat dokumen kami seperti ini. Kami tidak mengetahui bagaimana bisa dokumen berikut bisa seperti ini. Namun, kami memastikan dokumen tersebut telah kami berikan kepada pihak Kementerian PU,” tulis Rizal.

Pengunggah asli di Threads bahkan menyarankan supaya pihak kementerian terkait untuk menggunakan alat paper shredder untuk menghancurkan kertas-kertas yang sudah tidak terpakai.

Ia juga merasa khawatir jika permintaan tersebut tidak benar-benar sampai ke masyarakat yang terdampak gempa di Sigi.*

(sumber: harianhaluan.com)

Pos terkait