TANJUNGPINANG (gokepri) – KONI Kepri mengapresiasi Turnamen PES (Pro Evolution Soccer) di Tanjungpinang sebagai upaya untuk mengasah keterampilan serta meningkatkan mental bertanding pemain e-sport.
Wakil Sekretaris Umum KONI Kepri Amri menyambut baik antusias para pemain e-sport di pulau Bintan mengikuti turnamen ini. Menurut dia, turnamen merupakan tempat untuk mengasah keterampilan serta meningkatkan mental bertanding. “Kami apresiasi turnamen ini, sebagai wadah meningkatkan mental bertanding sambil mencari bibit-bibit atlet,” ujar Amri.
Pria yang berlatarbelakang jurnalis ini berharap turnamen tersebut mampu mengakomodasi jiwa kompetitif para pemain gim tersebut. Sebab, dari turnamen seperti ini akan muncul pemain-pemain berbakat yang dapat berprestasi di tingkat daerah, wilayah maupun nasional.
Amri berpesan kepada generasi muda jangan sampai menjadi penonton dari hasil perkembangan zaman, pembangunan dan teknologi. “Kita harus berpartisipasi dalam perkembangan jaman dan teknoloigi tersebut,” lanjutnya.
Puluhan pecinta E-Sport berkumpul di rental PlayStation Vamos Jalan Hang Lekir Tanjungpinang, Minggu 22 Januari 2023, untuk mengikuti turnamen PES offline dengan tema Nikmati Permainan Jaga Persahabatan.
Para pemain duduk berhadapan dengan mata tak lepas dari layar kaca Television (TV) sambil memegang stik (controller). Sebagian dari mereka menggunakan kostum Tim.
Dalam turnamen Ulat Bulu Squad bersama Sahabat Amri ini, setiap pemain di bagi dalam sebuah grup yang berisikan empat pemain. Pemain yang berada di peringkat 1 dan 2 masing-masing grup berhak melanjut babak 20 besar dan akan diundi kembali secara acak keseluruhan.
Ketua pelaksana kegiatan Risfan Badrian mengatakan, Kota Tanjungpinang merupakan salah satu barometer kesuksesan olahraga e-sport setelah Kota Batam. Tentunya banyak memiliki komunitas e-sport yang aktif. “Turnamen ini merupakan wadah komunitas PES untuk meningkatkan keterampilan,” kata Risfan.
Oleh karena itu ia turut mendukung pelaku dan komunitas game e-sport agar bisa terus berkembang serta mendorong meningkatkan ketrampilan para pemain.
Turnamen ini diikuti oleh komunitas–komunitas di pulau Bintan, termasuk beberapa pemain berprestasi serta pernah menjadi atlet pada Pekan Olahraga Provinsi Kepri V di Kabupaten Bintan beberapa waktu lalu.
Selanjutnya, sambung Risfan, ajang turnamen Ulat Bulu Squad bersama Sahabat Amri diikuti 40 pemain se Pulau Bintan dengan memperebutkan total hadiah jutaan rupiah beserta piala. “Antusias pemain cukup tinggi, kita batasi hanya 40 slot menginggat waktu pelaksanaan,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga:
- Amri, Pegiat Olahraga Kepri Gabung ke Demokrat
- Indonesia Juara Dunia eFootball Kejuaraan eSport IESF 2022
Penulis: Candra Gunawan









