Tren Kasus Baru Covid-19 di Batam Terus Menurun

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito meninjau Posko PPKM Mega Legenda yang berada di Kelurahan Baloi Permai, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Sabtu (7/8/2021).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito meninjau Posko PPKM Mega Legenda yang berada di Kelurahan Baloi Permai, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Sabtu (7/8/2021).

Batam (gokepri.com) – Kasus Covid-19 di Kota Batam mengalami tren penurunan. Pada 18 Juli lalu, kasus baru Covid-19 sempat mencapai puncaknya dengan penambahan 523 kasus dalam sehari. Pada Senin (9/8/2021), kasus harian merosot drastis dengan 104 tambahan kasus baru Covid-19.

Di Batam, PPKM Level 4 sudah dilaksanakan mulai 12-19 Juni. Kemudian diperpanjang pada 20-25 Juni, 26 Juni sampai 2 Agustus, dan 2-9 Agustus.

Meski kasus harian mengalami tren penurunan, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi tetap mengingatkan warga untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. “Protokol kesehatan tak boleh kendor. Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, hindari kerumunan, dan kurangi mobilitas,” kata Rudi usai meninjau vaksinasi di Vihara Buddha Maha Vihara Duta Maitreya, Senin (9/8/2021).

HBRL

Selain dengan penerapan protokol kesehatan, penanganan Covid-19 di Batam juga dilakukan dengan melakukan 3T. Yakni pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment).

“Untuk perawatan, tidak ada lagi yang isolasi mandiri, semua harus menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji,” katanya.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional mengapresiasi pembatasan mobilitas dan capaian vaksinasi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kedua hal itu dinilai berperan mengendalikan penularan Covid-19.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito juga mengingatkan warga untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan (prokes). Hal tersebut disampaikan saat meninjau Posko PPKM Mega Legenda yang berada di Kelurahan Baloi Permai, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Sabtu (7/8/2021).

Di hadapan para pengurus Posko PPKM, Ganip meminta semua pihak patuh dan disiplin menerapkan prokes. Langkah aktif masyarakat Batam dalam menjalankan prokes diharapkan dapat mengendalikan dan mengakhiri penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Penyebaran Covid-19 patut diwaspadai oleh masyarakat karena sudah adanya penyebaran varian virus baru yang masuk ke wilayah Indonesia.

“Oleh karena itu, kita jangan sampai lengah. Tetap patuhi protokol kesehatan, seperti disiplin memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” kata Ganip.

Selain itu, Ganip juga mengingatkan kembali peran Posko PPKM dalam pengendalian Covid-19 di tingkat desa atau kelurahan. Ia menyampaikan bahwa posko memiliki fungsi 4P, yaitu fungsi pencegahan, penanganan, pendukung, dan pembinaan.

Baca juga: Tinjau Posko PPKM, Kepala BNPB Apresiasi Pengendalian Covid-19 di Batam

Pada kesempatan yang sama, Ganip juga menyerahkan bantuan kepada Posko PPKM Mega Legenda yang berada di RT07/RW05 di Kelurahan Baloi Permai. Bantuan selanjutnya didistribusikan kepada warga setempat, khususnya kelompok rentan. Bantuan BNPB ini berupa paket individu sebanyak 4 paket, sabun batang 288 boks dan masker medis 4.000 buah.

Data Covid-19 Pemerintah Kota Batam pada 9 Agustus 2021 menyebutkan total akumulasi kasus konfirmasi positif berjumlah 24.529, kasus sembuh 22.054 dan meninggal 691. Sementara ini, sebanyak 1.784 warga masih berada dalam perawatan medis. (zak)

Pos terkait