Tolak Penggusuran Lahan, Warga Sei Temiang Gelar Aksi Damai di Kantor BP Batam

penggusuran lahan sei temiang
Warga Sei Temiang, Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang melakukan aksi damai di depan Kantor BP Batam menolak rencana penggusuran, Selasa (9/7/2024). Foto: Gokepri.com/Engesti

BATAM (gokepri.com) – Masyarakat Temiang, Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam melakukan aksi damai di kantor BP Batam, Selasa 9 Juli 2024. Dalam aksi tersebut mereka menyuarakan penolakan terhadap rencana penggusuran lahan di wilayah mereka.

Salah satu pengunjuk rasa Wahyu mengatakan, pihaknya meminta BP Batam membatalkan PL PT Rezeki Tiga Bersaudara dan PT Seribu Samosir Makmur Abadi karena diduga telah membuat surat perintah persetujuan palsu.

“Kami tidak mau digusur, kami tetap bertahan, kami juga meminta hak-hak kami,” kata dia

Baca Juga: BP Batam Beri Kemudahan Berinvestasi dengan Memaksimalkan Lahan

Dia menjelaskan, sebagian besar masyarakat Sei Temiang berprofesi sebagai petani dan peternak ikan tradisional. Dia dan masyarakat lainnya mengaku sudah tinggal di lokasi tersebut selama puluhan tahun. Hal ini dibuktikan dengan surat kepemilikan lahan yang mereka punya.

“Kami punya surat resminya dari BP Batam kenapa kami seakan-akan ingin diusir,” kata dia.

Warga Sei Temiang bertemu dengan pihak BP Batam untuk membicarakan penolakan penggusuran lahan di kawasan Sei Temiang. Foto: Gokepri.com/Engesti

Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktur Pengelolaan Pertanahan, Ilham Eka Hartawan menerima warga Sei Temiang yang melakukan aksi damai di depan Kantor BP Batam.

Kabag Humas BP Batam Sazani mengatakan aksi tersebut merupakan aksi damai untuk mengetahui kondisi dan status lahan garapan warga di daerah Kavling Plus, Sei Temiang.

“Setelah dilakukan pertemuan, disampaikan bahwa lahan garapan berada di aset milik BP Batam dan tidak bersinggungan seperti yang disampaikan masyarakat,” kata dia.

Namun demikian agar lebih meyakinkan, Kamis 11 Juli mendatang tim dari BP Batam akan turun ke lapangan bersama warga untuk melihat langsung titik koordinat alokasi lahan.

Ia berharap masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan terus menjaga suasana kondusif demi tercipatanya iklim investasi yang baik, sejalan dengan visi dan misi Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk menjadikan Batam sebagai kota baru dan modern.

“BP Batam selalu membuka ruang berdialog dalam menyelesaikan segala persoalan yang ada di Kota Batam,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

BAGIKAN