Tiga Tersangka Ditetapkan Terkait Pengeroyokan di Pati, Polisi Cari Pelaku Lain

pati rental mobil
Ilustrasi pengeroyokan. Foto: Pexels

Pati (gokepri) – Polresta Pati, Jawa Tengah, menetapkan tiga tersangka terkait kasus pengeroyokan terhadap empat orang yang hendak menarik mobil rental yang belum dikembalikan, hingga mengakibatkan satu korban meninggal.

“Ketiga tersangka tersebut, yakni berinisial EN (51), BC (37), dan AG (34),” kata Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M. Alfan Armin di Pati, Senin, 10 Juni.

Baca Juga:

Ia mengungkapkan peran ketiga tersangka tersebut diduga menganiaya korban hingga meninggal dunia. Penetapan tersangka untuk EN dan BC dilakukan pada tanggal 8 Juni 2024, sedangkan AG ditetapkan pada 9 Juni 2024.

Meskipun sudah ada penetapan tersangka, Polresta Pati masih berupaya melakukan pengembangan, guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang diduga terlibat penganiayaan para korban.

Pelaksana tugas Kasi Humas Ipda Muji Sutrisna menambahkan bahwa Polresta Pati sudah bergerak cepat menangani kasus penganiayaan di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati pada Kamis (6/6) tersebut.

Kepolisian juga masih berupaya mengumpulkan video rekaman kasus penganiayaan yang asli dan belum terpotong-potong atau yang masih utuh, guna mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat.

Ia mengingatkan masyarakat bahwa aksi main hakim sendiri tidak dibenarkan, sekalipun diketahui ada pelanggaran hukum. “Biarlah Kepolisian yang menangani kasus hukum tersebut,” ujarnya.

Berdasarkan penyelidikan polisi, video itu sama-sama diambil di Dukuh Soko, Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada Kamis (6/6/2024) sekitar pukul 13.00.

Mobil itu disewakan BH kepada seseorang, tetapi penyewa tidak dapat dihubungi sehingga BH memutuskan menghampiri dan berencana membawa pulang mobilnya tersebut. Saat tiba di lokasi, mereka menemukan mobil tersebut terparkir di halaman depan rumah seorang warga berinisial AG. BH kemudian membuka dan membawa mobil tersebut dengan kunci cadangan.

Warga yang melihat kejadian itu lantas berteriak ”maling-maling”. Teriakan itu pun direspons warga. Mereka langsung mengejar mobil BH yang tengah melaju dan mencoba menghentikan mobil tersebut.

Setelah mobil berhenti, mereka dipaksa turun dari mobil kemudian dihajar massa. Selain menghajar BH, SH, KB, dan AS, warga juga merusak dan membakar mobil lain yang mengangkut empat orang itu dari DKI Jakarta.

Kejadian itu lantas dilaporkan ke Kepolisian Sektor Sukolilo. Petugas dari Polsek Sukolilo lantas mendatangi tempat kejadian kemudian membawa empat orang yang babak belur itu ke Rumah Sakit Umum Daerah Kayen.

Dari empat orang tersebut, BH dinyatakan meninggal pada Kamis malam saat dalam perawatan di RSUD Kayen. Sementara itu, SH, KB, dan AS yang menderita luka-luka dirujuk ke RSUD RAA Soewondo Pati.

Hingga Minggu malam, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya dijerat dengan Pasal 170 Ayat 2 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang Kekerasan secara Bersama-sama. Ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara menanti tiga orang tersebut.

Pelaksana tugas Kepala Seksi Humas Polresta Pati Inspektur Dua Muji Sutrisna mengatakan, penyelidikan terkait kasus itu masih akan terus dilakukan hingga peristiwa itu menjadi terang benderang. Salah satu yang menjadi hambatan dalam penyelidikan adalah sebagian orang yang diduga terlibat dalam kejadian itu sudah tidak ada di sekitar lokasi kejadian. ANTARA | KOMPAS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BAGIKAN