Batam (gokepri.com) – Terpilihnya Marlin Agustina Rudi menjadi Wakil Gubernur Kepri menjadi angin segar bagi Kota Batam.
Tak hanya akan memudahkan koordinasi dengan Pemko Batam. Tapi diharapkan dapat menambah alokasi anggaran Pemprov Kepri untuk pembangunan kota industri ini.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan peningkatan infrastruktur masih terus dilakukan saat ini. Karena itu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
“Kalau hanya mengandalkan APBD (anggaran pendapatan belanja daerah) Kota Batam saja tidak akan cukup,” kata Rudi, Jumat (5/1/2021).
Karena itu dengan terpilihnya Marlin yang tidak lain adalah istrinya sebagai Wakil Gubernur Kepri, dapat mendorong alokasi anggaran Pemprov Kepri untuk pembangunan Kota Batam.
Paling tidak adalah untuk peningkatan infrastruktur jalan yang memang menjadi tanggungjawab Pemprov Kepri. Di antaranya seperti Jalan Laksamana Bintan, yang pembangunannya saat ini terhenti.
“Mudah-mudahan hasil sidang sengketa Pilkada di MK (Mahkamah Konstitusi) sesuai yang kita harapkan,” kata Rudi.
Sehingga nantinya akan ada tiga proyeksi anggaran yang digunakan untuk pembangunan Kota Batam. Pertama adalah APBD Kota Batam yang telah disahkan untuk tahun 2021 sebesar Rp2,97 triliun.
Kemudian ke dua adalah anggaran dari Badan Pengusahaan (BP) Batam yang nilainya juga sekitar Rp2 triliun. Selanjutnya adalah anggaran Pemprov Kepri, tahun ini APBD nya sebesar Rp3,9 triliun.
“Dengan ada Wagub dari Batam, kita harap bisa mendorong dan mengawal anggaran untuk dialokasikan ke Batam,” jelasnya.
Menurut Rudi, dalam pembangunan, memang ada musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Kepri. Di mana setiap pemerintah kabupaten/kota bisa mengusulkan lewat musrenbang tersebut.
“Tapi kalau tidak ada yang mengawal, bisa tidak terakomodir usulan kita,” katanya.
(ard)









