Tertinggi se-Kepri, KPK Apresiasi Capaian MCP Kota Batam

KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI merilis data terbaru terkait dengan capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2020 se-Kepulauan Riau. (FOTO : ISTIMEWA)

Batam (gokepri.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI merilis data terbaru terkait dengan capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) tahun 2020 se-Kepulauan Riau.

Pemko Batam kembali berada pada urutan pertama dengan capaian 84 poin. Kemudian disusul Pemkab Bintan 83 poin, Pemkab Karimun 78 poin, Pemprov Kepri 75 poin, Pemkab Kepulauan Anambas 70 poin, Pemko Tanjungpinang 65 poin, Pemkab Natuna 60 poin dan Pemkab Lingga 50 poin.

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango memberikan apresiasi karena meskipun di tengah situasi pandemi justru beberapa kabupaten dan kota bahkan menunjukkan grafik pencapaian (MCP) yang meningkat.

HBRL

“Satu prestasi yang luar biasa, misalnya untuk Pemko Batam pada 2019 mencapai 75 kemudian tahun 2020 malah mencapai 84,” kata Nawawi saat memimpin rapat saat Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi Pemerintah Daerah se-Kepri di Aula Wan Seri Beni Dompak Di Tanjungpinang, Rabu (24/3/2021).

Menurut dia, pencapaian-pencapaian yang didapatkan khususnya di tahun ini bisa dipahami bersama karena kondisi pandemi Covid-19.

“Namun pasca Covid-19 nanti kita harapkan akan bisa berjalan dengan baik lagi sebagaimana pencapaian-pencapaian yang telah diperoleh di tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi terselenggaranya Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi di Kepri.

Dalam hal ini, Pemko Batam siap berkomitmen dan mendukung program KPK dalam pemberantasan korupsi, hal-hal yang telah diarahkan KPK akan dikerjakan guna mencegah terjadinya korupsi di lingkungan Pemko Batam.

“Pemko Batam akan terus berupaya meningkatkan penilaian MCP sesuai dengan standarisasi yang ditetapkan oleh KPK,” kata Rudi.

Dalam rakor ini, Rudi juga didampingi Sekda Kota Batam Jefridin Hamid dan sejumlah pimpinan OPD terkait.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Batam juga menerima 19 sertifikat terkait dengan aset-aset yang dimiliki Pemko Batam yang sebelumnya belum tersertifikasi.

(ard)

Pos terkait