<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pertamax Archives &#8211; gokepri</title>
	<atom:link href="https://gokepri.com/tag/pertamax/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gokepri.com/tag/pertamax/</link>
	<description>Inspirasi Bersama</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Jun 2026 00:59:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/cropped-IMG_5700-32x32.jpeg</url>
	<title>pertamax Archives &#8211; gokepri</title>
	<link>https://gokepri.com/tag/pertamax/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Harga Pertamax di Batam Naik Jadi Rp15.500 Mulai 10 Juni</title>
		<link>https://gokepri.com/harga-pertamax-di-batam-naik-jadi-rp15-500-mulai-10-juni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 00:53:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[BBM Batam]]></category>
		<category><![CDATA[ftz batam]]></category>
		<category><![CDATA[Harga BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Pertalite]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina patra niaga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=133131</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selisih Pertamax dengan Pertalite makin lebar. Pertamina pastikan pasokan tetap aman. BATAM (gokepri) — Harga <a class="read-more" href="https://gokepri.com/harga-pertamax-di-batam-naik-jadi-rp15-500-mulai-10-juni/" title="Harga Pertamax di Batam Naik Jadi Rp15.500 Mulai 10 Juni" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/harga-pertamax-di-batam-naik-jadi-rp15-500-mulai-10-juni/">Harga Pertamax di Batam Naik Jadi Rp15.500 Mulai 10 Juni</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Selisih Pertamax dengan Pertalite makin lebar. Pertamina pastikan pasokan tetap aman.</strong></p>
<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> — Harga Pertamax di Batam melonjak dari Rp 11.750 per liter menjadi Rp 15.500 per liter mulai 10 Juni 2026. Kenaikan Rp 3.750 per liter itu memperlebar selisih harga dengan Pertalite menjadi Rp 5.500 per liter.</p>
<p>Penyesuaian tersebut menjadi perubahan paling signifikan dalam daftar harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina di wilayah Free Trade Zone (FTZ) Batam. Di tengah kenaikan Pertamax, harga Pertalite tetap bertahan di Rp 10.000 per liter sesuai ketetapan pemerintah.</p>
<p><strong>Baca Juga: </strong></p>
<ul>
<li><strong><a href="https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-sentimen-pasar-berbalik-positif/">Harga Pertamax Naik, Sentimen Pasar Berbalik Positif</a></strong></li>
<li><strong><a href="https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-tajam-mulai-10-juni/">Harga Pertamax Naik Tajam Mulai 10 Juni</a></strong></li>
</ul>
<p>Perubahan harga itu berpotensi memengaruhi pola konsumsi masyarakat. Pertamax merupakan BBM nonsubsidi dengan angka oktan atau Research Octane Number (RON) 92, sedangkan Pertalite memiliki RON 90 dan masih mendapat subsidi pemerintah.</p>
<p>Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan penyesuaian harga mengikuti mekanisme yang berlaku.</p>
<p>“Penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian,” ujar Fahrougi dalam keterangan tertulis yang diterima di Batam, Rabu (10/6/2026).</p>
<p>Menurut Fahrougi, harga BBM bersubsidi, yakni Pertalite dan Biosolar, tetap mengacu pada ketetapan pemerintah. Pertamina juga memastikan pasokan dan distribusi seluruh produk BBM di wilayah FTZ Batam berjalan normal.</p>
<figure id="attachment_133133" aria-describedby="caption-attachment-133133" style="width: 1080px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-133133" src="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/06/DF884259-7223-4749-9133-0ADA86E153DB.jpeg" alt="Harga pertamax di batam 10 juni 2026" width="1080" height="1350" srcset="https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/06/DF884259-7223-4749-9133-0ADA86E153DB.jpeg 1080w, https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/06/DF884259-7223-4749-9133-0ADA86E153DB-768x960.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-133133" class="wp-caption-text">GRAFIS: GOKEPRI/Chandra Gunawan</figcaption></figure>
<p>Kenaikan Pertamax setara 31,9 persen dibandingkan harga yang berlaku pada awal Juni 2026. Sebelum penyesuaian, selisih harga Pertamax dan Pertalite berada di angka Rp 1.750 per liter. Kini jaraknya meningkat lebih dari tiga kali lipat menjadi Rp 5.500 per liter.</p>
<p>Dampaknya cukup terasa bagi pengguna kendaraan. Untuk pengisian 30 liter BBM, pengguna Pertamax harus mengeluarkan tambahan biaya Rp 112.500 dibandingkan sebelum penyesuaian harga.</p>
<p>Jika dibandingkan dengan Pertalite, biaya yang dikeluarkan untuk volume yang sama kini lebih mahal Rp 165.000. Perbedaan tersebut dapat menjadi pertimbangan baru bagi konsumen dalam memilih jenis bahan bakar.</p>
<p>Dari sisi struktur harga, Pertamax kini sekitar 55 persen lebih mahal dibandingkan Pertalite. Pada awal Juni 2026, selisih harga keduanya masih berada di kisaran 17 persen.</p>
<p>Meski demikian, pilihan penggunaan BBM tidak semata ditentukan harga. Angka oktan yang lebih tinggi pada Pertamax membuat produk ini lebih sesuai untuk kendaraan dengan rasio kompresi mesin yang lebih tinggi karena mampu mengurangi risiko pembakaran dini di ruang bakar.</p>
<p>Selain Pertamax, tidak ada perubahan harga pada produk BBM Pertamina lainnya di Batam dalam penyesuaian 10 Juni 2026. Harga Dexlite tetap Rp 21.850 per liter dan Pertamina Dex bertahan Rp 23.550 per liter.</p>
<p>Sementara itu, Biosolar bersubsidi tetap dijual Rp 6.800 per liter. Adapun Pertamax Turbo telah lebih dulu mengalami penyesuaian pada 1 Juni 2026, dari Rp 18.900 menjadi Rp 19.700 per liter.</p>
<p>Pertamina memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap terjaga.</p>
<p>“Kami memastikan pasokan seluruh produk BBM tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina,” kata Fahrougi.</p>
<p>Menurut dia, pasokan produk BBM terus diperkuat melalui penerimaan rutin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi di Batam. Informasi harga terbaru juga dapat diakses melalui kanal resmi Pertamina dan aplikasi MyPertamina.</p>
<p>Pengumuman Pertamina</p>
<p>Diberitakan, Pertamina Patra Niaga menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 (RON 95) meningkat dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.</p>
<p>Kenaikan tersebut menjadi penyesuaian terbesar di antara produk BBM Pertamina pada periode ini. Di saat yang sama, harga BBM nonsubsidi lain dan BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan.</p>
<p>Menurut siaran pers Pertamina Patra Niaga, Selasa 9 Juni 2026, penyesuaian harga dilakukan setelah evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Perusahaan menyebut keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan, penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green telah melalui mekanisme yang berlaku.</p>
<p>“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth.</p>
<p>Menurut Pertamina Patra Niaga, penetapan harga kedua produk tersebut juga dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator. Evaluasi harga dilakukan secara berkala mengikuti dinamika pasar energi dan ketentuan yang berlaku bagi BBM nonsubsidi.</p>
<p>Roberth menjelaskan, penyesuaian harga merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas kepada masyarakat.</p>
<p>“Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” kata Roberth.</p>
<p>Meski menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green, Pertamina mempertahankan harga sejumlah produk BBM lainnya. Pertamax Turbo (RON 98) tetap dijual Rp 20.750 per liter, Dexlite (CN 51) tetap Rp 23.000 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) tetap Rp 24.800 per liter.</p>
<p>Sementara itu, harga BBM bersubsidi tidak berubah. Pertalite tetap dipasarkan Rp 10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp 6.800 per liter.</p>
<p>Kebijakan mempertahankan harga Pertalite dan Biosolar menunjukkan pemerintah masih menjaga stabilitas harga BBM yang digunakan sebagian besar masyarakat. Sebaliknya, harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme evaluasi yang mempertimbangkan kondisi pasar dan harga minyak dunia.</p>
<p>Pertamina juga memastikan pasokan BBM tetap tersedia di seluruh jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik perusahaan di Indonesia.</p>
<p>“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina,” ujar Roberth.</p>
<p>Perusahaan mengimbau masyarakat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina dan Pertamina Patra Niaga, termasuk aplikasi MyPertamina.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/harga-solar-nonsubsidi-turun-mulai-1-juni-pertamax-turbo-naik/">Harga Solar Nonsubsidi Turun Mulai 1 Juni, Pertamax Turbo Naik</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/harga-pertamax-di-batam-naik-jadi-rp15-500-mulai-10-juni/">Harga Pertamax di Batam Naik Jadi Rp15.500 Mulai 10 Juni</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Pertamax Naik, Sentimen Pasar Berbalik Positif</title>
		<link>https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-sentimen-pasar-berbalik-positif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 02:55:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Efek Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[Rupiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=133085</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kenaikan Pertamax memicu respons positif pasar. Rupiah menguat, IHSG dibuka melonjak. JAKARTA (gokepri) — Kenaikan <a class="read-more" href="https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-sentimen-pasar-berbalik-positif/" title="Harga Pertamax Naik, Sentimen Pasar Berbalik Positif" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-sentimen-pasar-berbalik-positif/">Harga Pertamax Naik, Sentimen Pasar Berbalik Positif</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kenaikan Pertamax memicu respons positif pasar. Rupiah menguat, IHSG dibuka melonjak.</strong></p>
<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> — Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green dinilai memberi sinyal disiplin kebijakan energi di tengah lonjakan harga minyak dunia.</p>
<p>Respons pasar terlihat dari penguatan rupiah ke bawah level Rp 18.000 per dollar AS dan lonjakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih dari 1,5 persen pada perdagangan Rabu (10/6/2026).</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-tajam-mulai-10-juni/">Harga Pertamax Naik Tajam Mulai 10 Juni</a></strong></p>
<p>Di tengah tekanan harga energi global akibat konflik Iran yang berlangsung sejak awal Maret 2026, pemerintah dan Pertamina memilih menyesuaikan harga BBM nonsubsidi. Langkah tersebut dipandang sebagian pelaku pasar sebagai upaya menjaga kredibilitas kebijakan energi dan mengurangi ketidakpastian fiskal.</p>
<p>PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga Pertamax dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter atau sekitar 32 persen. Pertamax Green juga naik dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter mulai Rabu (10/6/2026).</p>
<p>Sebaliknya, harga BBM bersubsidi dan sejumlah produk lainnya tidak berubah. Pertalite dan Solar tetap dipasarkan dengan harga sebelumnya. Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex juga tidak mengalami penyesuaian harga.</p>
<p>Investment Analyst Lead Stockbit Edi Chandren menilai kenaikan harga Pertamax memberikan sinyal positif terkait konsistensi kebijakan energi ketika harga minyak dunia meningkat.</p>
<p>Menurut Edi, secara regulasi Pertamax merupakan BBM nonsubsidi dan bukan BBM penugasan. Karena itu, produk tersebut tidak masuk dalam skema subsidi maupun kompensasi yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p>
<p>Dalam kerangka tersebut, kenaikan harga Pertamax secara teoritis tidak langsung mengurangi beban fiskal pemerintah. Namun, terdapat aspek lain yang dinilai perlu diperhatikan pasar.</p>
<p>Edi merujuk pernyataan Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun pada Mei 2026 yang menyebut selisih antara harga keekonomian dan harga jual Pertamax selama ini ditanggung terlebih dahulu oleh Pertamina sebelum terdapat kemungkinan kompensasi dari pemerintah.</p>
<p>“Jika mengacu pada pernyataan tersebut, kenaikan harga jual Pertamax akan mengurangi potensi beban APBN. Meski masih terdapat ketidakjelasan mengenai hubungan langsungnya dengan APBN, kami menilai kenaikan harga ini tetap memberikan sinyal kedisiplinan terkait harga energi,” tulis Edi dalam risetnya, Rabu (10/6/2026).</p>
<p>Pandangan tersebut ikut memengaruhi persepsi investor terhadap aset domestik. Menurut Edi, pasar melihat penyesuaian harga energi sebagai indikasi bahwa pemerintah tidak sepenuhnya menahan harga di tengah perubahan kondisi pasar global.</p>
<p>Dampaknya terlihat pada pergerakan nilai tukar rupiah. Pada perdagangan Rabu pagi, mata uang domestik kembali menguat ke kisaran Rp 17.900 per dollar AS.</p>
<p>“Kembali menguatnya nilai tukar rupiah berpotensi melanjutkan sentimen positif bagi IHSG pada perdagangan hari ini,” ujar Edi.</p>
<p>Penguatan rupiah berlangsung setelah Bank Indonesia sehari sebelumnya menaikkan suku bunga acuan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,5 persen. Pada pembukaan perdagangan Rabu, rupiah tercatat berada di level Rp 17.894 per dollar AS.</p>
<p>Sentimen positif juga tercermin di pasar saham. IHSG dibuka menguat 1,59 persen atau 91,55 poin ke level 5.838,20.</p>
<p>Penguatan indeks ditopang kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar, antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).</p>
<p>Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia hingga pukul 09.02 WIB, sebanyak 449 saham menguat, 141 saham melemah, dan 136 saham bergerak stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 9.554 triliun.</p>
<p>Meski demikian, hubungan antara kenaikan harga Pertamax dan pengurangan beban APBN masih memerlukan penjelasan lebih lanjut. Sebab, secara regulasi Pertamax tidak termasuk BBM yang memperoleh subsidi langsung dari negara. Karena itu, dampak fiskal kebijakan tersebut masih bergantung pada mekanisme kompensasi yang selama ini diterapkan kepada Pertamina.</p>
<p>Bagi pasar, yang lebih penting bukan sekadar kenaikan harga BBM nonsubsidi, melainkan sinyal bahwa harga energi mulai bergerak lebih dekat dengan harga keekonomian ketika tekanan harga minyak dunia meningkat. Persepsi tersebut dinilai mampu memperkuat kepercayaan investor terhadap stabilitas kebijakan ekonomi dalam jangka menengah. BISNIS.COM</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/siapa-yang-potensial-bertarung-di-pilkada-kepri-2029/">Siapa yang Potensial Bertarung di Pilkada Kepri 2029?</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-sentimen-pasar-berbalik-positif/">Harga Pertamax Naik, Sentimen Pasar Berbalik Positif</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Pertamax Naik Tajam Mulai 10 Juni</title>
		<link>https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-tajam-mulai-10-juni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 00:38:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[energi]]></category>
		<category><![CDATA[Harga BBM]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamax Green]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=133081</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi mulai 10 Juni. Pertalite dan Biosolar tetap dipertahankan. JAKARTA (gokepri) <a class="read-more" href="https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-tajam-mulai-10-juni/" title="Harga Pertamax Naik Tajam Mulai 10 Juni" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-tajam-mulai-10-juni/">Harga Pertamax Naik Tajam Mulai 10 Juni</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi mulai 10 Juni. Pertalite dan Biosolar tetap dipertahankan.</strong></p>
<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> — Pertamina Patra Niaga menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai Rabu (10/6/2026). Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 (RON 95) meningkat dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.</p>
<p>Kenaikan tersebut menjadi penyesuaian terbesar di antara produk BBM Pertamina pada periode ini. Di saat yang sama, harga BBM nonsubsidi lain dan BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/harga-solar-nonsubsidi-turun-mulai-1-juni-pertamax-turbo-naik/">Harga Solar Nonsubsidi Turun Mulai 1 Juni, Pertamax Turbo Naik</a></strong></p>
<p>Menurut siaran pers Pertamina Patra Niaga, Selasa 9 Juni 2026, penyesuaian harga dilakukan setelah evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Perusahaan menyebut keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan, penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green telah melalui mekanisme yang berlaku.</p>
<p>“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth.</p>
<p>Menurut Pertamina Patra Niaga, penetapan harga kedua produk tersebut juga dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator. Evaluasi harga dilakukan secara berkala mengikuti dinamika pasar energi dan ketentuan yang berlaku bagi BBM nonsubsidi.</p>
<p>Roberth menjelaskan, penyesuaian harga merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas kepada masyarakat.</p>
<p>“Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” kata Roberth.</p>
<p>Meski menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green, Pertamina mempertahankan harga sejumlah produk BBM lainnya. Pertamax Turbo (RON 98) tetap dijual Rp 20.750 per liter, Dexlite (CN 51) tetap Rp 23.000 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) tetap Rp 24.800 per liter.</p>
<p>Sementara itu, harga BBM bersubsidi tidak berubah. Pertalite tetap dipasarkan Rp 10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp 6.800 per liter.</p>
<p>Kebijakan mempertahankan harga Pertalite dan Biosolar menunjukkan pemerintah masih menjaga stabilitas harga BBM yang digunakan sebagian besar masyarakat. Sebaliknya, harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme evaluasi yang mempertimbangkan kondisi pasar dan harga minyak dunia.</p>
<p>Pertamina juga memastikan pasokan BBM tetap tersedia di seluruh jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik perusahaan di Indonesia.</p>
<p>“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina,” ujar Roberth.</p>
<p>Perusahaan mengimbau masyarakat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina dan Pertamina Patra Niaga, termasuk aplikasi MyPertamina.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/siapa-yang-potensial-bertarung-di-pilkada-kepri-2029/">Siapa yang Potensial Bertarung di Pilkada Kepri 2029?</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-tajam-mulai-10-juni/">Harga Pertamax Naik Tajam Mulai 10 Juni</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Pertamax Naik Jadi Rp12.750 Mulai 1 Desember 2025</title>
		<link>https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-jadi-rp12-750-mulai-1-desember-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 01:44:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=123307</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (gokepri) &#8211; PT Pertamina (Persero) mengumumkan pembaruan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk beberapa <a class="read-more" href="https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-jadi-rp12-750-mulai-1-desember-2025/" title="Harga Pertamax Naik Jadi Rp12.750 Mulai 1 Desember 2025" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-jadi-rp12-750-mulai-1-desember-2025/">Harga Pertamax Naik Jadi Rp12.750 Mulai 1 Desember 2025</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (gokepri)</strong> &#8211; PT Pertamina (Persero) mengumumkan pembaruan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk beberapa wilayah tertentu yang berlaku mulai 1 Desember 2025, dengan jenis BBM nonsubsidi Pertamax naik menjadi Rp12.750 per liter.</p>
<p>Berdasarkan laman resmi Pertamina yang dikutip dari Jakarta, Senin, Pertamina melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).</p>
<p>Seperti di Jabodetabek, tercatat harga BBM jenis Pertamax (RON 92) naik ke angka Rp12.750 per liter dari Rp12.200 per liter, begitu pula Pertamax Green (RON 95) yang naik menjadi Rp13.300 per liter dari Rp13.000 per liter pada November 2025.</p>
<p>Pertamax Turbo (RON 98) juga menunjukkan peningkatan ke angka Rp13.750 per liter dari Rp13.100 per liter sejak September 2025.</p>
<p>Pertamina Dex Series di wilayah tersebut mengalami perubahan. Harga BBM jenis Dexlite (CN 51) mengalami peningkatan menjadi Rp14.700 per liter dari Rp13.900 per liter pada November 2025.</p>
<p>Pertamina Dex (CN 53) juga naik menjadi Rp15.000 per liter dari yang sebelumnya Rp14.200 per liter.</p>
<p>Sedangkan, sejumlah BBM penugasan dan subsidi tidak mengalami perubahan harga, yaitu Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.</p>
<p>Penyesuaian harga tersebut dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai Perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020.</p>
<p>Kepmen tersebut mengatur tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. ANTARA</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/pertamax-kosong-di-banyak-spbu-batam-pertamina-siapkan-pasokan-baru/">Pertamax Kosong di Banyak SPBU Batam, Pertamina Siapkan Pasokan Baru</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/harga-pertamax-naik-jadi-rp12-750-mulai-1-desember-2025/">Harga Pertamax Naik Jadi Rp12.750 Mulai 1 Desember 2025</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertamax Kosong di Banyak SPBU Batam, Pertamina Siapkan Pasokan Baru</title>
		<link>https://gokepri.com/pertamax-kosong-di-banyak-spbu-batam-pertamina-siapkan-pasokan-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 07:25:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=122315</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) – Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Batam kehabisan stok <a class="read-more" href="https://gokepri.com/pertamax-kosong-di-banyak-spbu-batam-pertamina-siapkan-pasokan-baru/" title="Pertamax Kosong di Banyak SPBU Batam, Pertamina Siapkan Pasokan Baru" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/pertamax-kosong-di-banyak-spbu-batam-pertamina-siapkan-pasokan-baru/">Pertamax Kosong di Banyak SPBU Batam, Pertamina Siapkan Pasokan Baru</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> – Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Batam kehabisan stok Pertamax sejak awal pekan ini. Kondisi itu membuat warga resah karena antrean kendaraan di jalur Pertalite mengular hingga ke badan jalan.</p>
<p>“Pertamax kosong, Pertalite antre panjang. Saya sudah keliling beberapa SPBU, hasilnya nihil,” kata seorang pengendara di Batam, Rabu, 12 November 2025. Ia menuturkan banyak pengendara motor besar akhirnya beralih ke Pertalite karena tak punya pilihan lain.</p>
<p>Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan penyaluran BBM di Batam tetap berjalan, meski mengalami penyesuaian. Perusahaan menyebut kelangkaan ini dipicu perubahan pola konsumsi di Jakarta yang berdampak pada rantai pasok nasional untuk produk Pertamax dan Pertamax Turbo.</p>
<p>“Distribusi di sejumlah SPBU di Batam diatur bertahap sejalan dengan penyesuaian jadwal pasokan di terminal. Karena itu, alokasi belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan harian di beberapa titik,” ujar Fahrougi Andriani Sumampouw, perwakilan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.</p>
<p>Ia memastikan kondisi tersebut berangsur membaik. Dalam waktu dekat, Pertamina dijadwalkan menerima tambahan pasokan di Integrated Terminal (IT) Kabil untuk kemudian disalurkan ke SPBU yang sempat kekurangan. “Penyaluran dilakukan bertahap dan diprioritaskan untuk lokasi yang terdampak agar ketersediaan kembali stabil,” kata Fahrougi.</p>
<p>Sebagai alternatif, Pertalite masih tersedia di seluruh SPBU. Pertamina juga membuka Posko Solusi di kantor Sales Area Retail Kepri untuk membantu masyarakat mendaftar program QR Subsidi Tepat atau menyelesaikan kendala teknis di lapangan.</p>
<p>Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. “Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Untuk informasi dan keluhan, silakan menghubungi Pertamina Call Center 135,” ujar Fahrougi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/warga-batam-kesulitan-cari-pertamax-pertamina-janji-normalisasi-pasokan/">Warga Batam Kesulitan Cari Pertamax, Pertamina Janji Normalisasi Pasokan</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/pertamax-kosong-di-banyak-spbu-batam-pertamina-siapkan-pasokan-baru/">Pertamax Kosong di Banyak SPBU Batam, Pertamina Siapkan Pasokan Baru</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Batam Kesulitan Cari Pertamax, Pertamina Janji Normalisasi Pasokan</title>
		<link>https://gokepri.com/warga-batam-kesulitan-cari-pertamax-pertamina-janji-normalisasi-pasokan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 10:21:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batam]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Suhadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=119939</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATAM (gokepri) &#8211; Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Batam kehabisan stok BBM <a class="read-more" href="https://gokepri.com/warga-batam-kesulitan-cari-pertamax-pertamina-janji-normalisasi-pasokan/" title="Warga Batam Kesulitan Cari Pertamax, Pertamina Janji Normalisasi Pasokan" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/warga-batam-kesulitan-cari-pertamax-pertamina-janji-normalisasi-pasokan/">Warga Batam Kesulitan Cari Pertamax, Pertamina Janji Normalisasi Pasokan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATAM (gokepri)</strong> &#8211; Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Batam kehabisan stok BBM non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Turbo pada Sabtu 27 September 2025. Kondisi ini membuat pengendara kesulitan, termasuk anggota DPRD Kepulauan Riau, Suhadi.</p>
<p>Suhadi bercerita harus berkeliling selama tiga jam untuk mencari BBM bagi kendaraan pribadinya. “Saya mulai dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, mendatangi lima SPBU, semua kosong,” ujarnya saat ditemui di Morning Bakery, Simpang Kepri Mall.</p>
<p>Ia menyebut SPBU Pelita, Sukajadi, Sei Ladi, Baloi Indah, dan Palamo tidak memiliki stok Pertamax maupun Pertamax Turbo. “Baru di SPBU Sukajadi saya bisa isi BBM, itu pun setelah truk tangki datang menurunkan sekitar 4 ton. Jadi sebelumnya kosong total,” kata Suhadi.</p>
<p>Menurut dia, banyak pengendara lain juga mengeluh. Beberapa terpaksa berputar arah dan mencari ke SPBU lain. Ia mengingatkan jika kelangkaan berlangsung hingga siang atau sore hari bisa menimbulkan antrean panjang. “Ini bisa ganggu aktivitas masyarakat. Pertamina harus pastikan pasokan BBM aman di semua SPBU,” tegasnya.</p>
<p>Menjawab keluhan tersebut, Sales Area Manager Retail Kepri Pertamina Patra Niaga, Bagus Handoko, mengakui adanya kendala teknis distribusi ke Batam. “Memang sempat ada keterlambatan karena kendala pengiriman dan prioritas pengisian di SPBU kritis. Tapi kapal pengangkut sudah tiba, pasokan akan kembali normal minggu ini,” ujarnya.</p>
<p>Bagus menambahkan kendala cuaca juga sempat mengganggu distribusi LPG non-subsidi. Namun, kondisi tersebut berangsur pulih. “Terkait LPG Non PSO, sempat ada kendala cuaca sehingga terlambat. Sekarang sudah membaik,” katanya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/pertalite-kosong-warga-karimun-antre-dapatkan-bbm-di-pom-mini/">Pertalite Kosong, Warga Karimun Antre Dapatkan BBM di POM Mini</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/warga-batam-kesulitan-cari-pertamax-pertamina-janji-normalisasi-pasokan/">Warga Batam Kesulitan Cari Pertamax, Pertamina Janji Normalisasi Pasokan</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Putus Selama Dua Hari, Suplai BBM ke SPBU Karimun Dikabarkan Masuk Hari ini</title>
		<link>https://gokepri.com/putus-selama-dua-hari-suplai-bbm-ke-spbu-karimun-dikabarkan-masuk-hari-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ilfitrah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 03:55:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karimun]]></category>
		<category><![CDATA[karimun]]></category>
		<category><![CDATA[Pertalite]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[SPBU Karimun]]></category>
		<category><![CDATA[Suplai BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Uban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=97132</guid>

					<description><![CDATA[<p>KARIMUN (gokepri.com) &#8211; Suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite dan pertamax ke stasiun pengisian <a class="read-more" href="https://gokepri.com/putus-selama-dua-hari-suplai-bbm-ke-spbu-karimun-dikabarkan-masuk-hari-ini/" title="Putus Selama Dua Hari, Suplai BBM ke SPBU Karimun Dikabarkan Masuk Hari ini" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/putus-selama-dua-hari-suplai-bbm-ke-spbu-karimun-dikabarkan-masuk-hari-ini/">Putus Selama Dua Hari, Suplai BBM ke SPBU Karimun Dikabarkan Masuk Hari ini</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARIMUN (gokepri.com)</strong> &#8211; Suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite dan pertamax ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Jalan Poros dan juga di Sei Raya Karimun terputus sejak Selasa, 10 September 2024.</p>
<p>Putusnya suplai BBM tersebut tentu saja menjadi permasalahan bagi masyarakat Karimun yang membutuhkan BBM sebagai penunjang operasional kendaraan bermotor.</p>
<p>&#8220;Sudah masuk hari ketiga BBM tak masuk ke SPBU di Jalan Poros,&#8221; ujar Nanda, warga Karimun, Kamis 12 September 2024.</p>
<p>Nanda menyebut, dia sudah bolak balik hendak mengisi pertalite ke sepeda motornya. Namun, karena takut sepeda motornya tak jalan lagi maka Nanda terpaksa mengisi pertalite di kios dekat rumahnya.</p>
<p>&#8220;Untung masih ada kios yang buka, meski harganya sedikit mahal,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara, informasi dari petugas SPBS Jalan Poros mengatakan, penyebab putusnya BBM ke Karimun karena jetty depot pengisian BBM di SPBU Tanjunguban, Bintan mengalami perbaikan.</p>
<p>Informasinya, estimasi perbaikan diperkirakan membutuhkan waktu selama tiga pekan. Sementara, pengisian BBM menggunakan metode manual melalui dermaga umum pelabuhan Bintan.</p>
<p>&#8220;Informasinya jetty di Uban sedang mengalami perbaikan,&#8221; kata petugas tersebut.</p>
<p>Hanya menurut informasi yang diterimanya, kapal pengangkut BBM sudah selesai loading di SPBU Uban dan sedang menuju perjalanan dari Uban ke Karimun.</p>
<p>&#8220;Informasi yang kami dapat, kapal pengangkut BBM sudah jalan, kabarnya merapat sekitar pukul 12 siang nanti di Tanjung Sebatak. Kemungkinan sekitar pukul 3 sore sudah sampai di SPBU,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Penulis: Ilfitra</strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/putus-selama-dua-hari-suplai-bbm-ke-spbu-karimun-dikabarkan-masuk-hari-ini/">Putus Selama Dua Hari, Suplai BBM ke SPBU Karimun Dikabarkan Masuk Hari ini</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertamax akan Disubsidi untuk Atasi Polusi Udara</title>
		<link>https://gokepri.com/pertamax-akan-disubsidi-untuk-atasi-polusi-udara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Aug 2023 03:40:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Dadan Kusdiana]]></category>
		<category><![CDATA[pertamax]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi udara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=71709</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta (gokepri) &#8211; Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana memberikan subsidi BBM (bahan <a class="read-more" href="https://gokepri.com/pertamax-akan-disubsidi-untuk-atasi-polusi-udara/" title="Pertamax akan Disubsidi untuk Atasi Polusi Udara" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/pertamax-akan-disubsidi-untuk-atasi-polusi-udara/">Pertamax akan Disubsidi untuk Atasi Polusi Udara</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta (gokepri)</strong> &#8211; Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana memberikan subsidi BBM (bahan bakar minyak) jenis Pertamax. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi penggunaan BBM beroktan rendah agar emisi yang dihasilkan tidak memperburuk polusi udara.</p>
<p>Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana dalam keterangan resminya. Ia menjelaskan bahwa pihaknya sedang membahas rencana subsidi BBM Pertamax.</p>
<p>&#8220;Kami lagi lihat secara teknis maupun secara regulasi dan secara keekonomian karena kan berbeda. Jadi, nanti segera akan ada dari Pak Menteri (Arifin Tasrif), tapi kami masih bahas di internal,&#8221; kata dia pada Kamis, 24 Agustus 2023.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/pertamina-uji-coba-pasarkan-pertamax-green-oktan-95/">Pertamina Uji Coba Pasarkan Pertamax Green Oktan 95</a></strong></p>
<p>Dadan juga mengungkapkan pihaknya akan mengkaji perihal polusi udara di Jakarta dan sekitarnya dari segi BBM yang beredar. Menurut dia, penggunaan BBM dengan nilai oktan tinggi dapat menurunkan emisi pembakaran dari kendaraan. &#8220;Secara teknis, makin tinggi angka oktan pembakarannya, makin bagus. Kalau pembakaran makin bagus, emisinya akan semakin sedikit,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Pemerintah sendiri saat ini baru memberikan subsidi BBM untuk dua jenis, yakni Pertalite dan Biosolar. Namun, tingginya pengguna BBM tersebut dianggap menjadi penyebab kenaikan polusi udara.</p>
<p>Karena, kata dia, nilai oktan kedua BBM tersebut masih rendah sehingga menghasilkan emisi gas buang yang tinggi. Hal tersebut menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya polusi udara di Ibu Kota.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://gokepri.com/harga-bbm-di-kepri-pertamax-turbo-dan-pertamax-turun-harga/">Harga BBM di Kepri: Pertamax Turbo dan Pertamax Turun Harga</a></strong></p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/pertamax-akan-disubsidi-untuk-atasi-polusi-udara/">Pertamax akan Disubsidi untuk Atasi Polusi Udara</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 22/106 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)

Served from: gokepri.com @ 2026-07-05 00:03:50 by W3 Total Cache
-->