<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>investigasi Archives &#8211; gokepri</title>
	<atom:link href="https://gokepri.com/tag/investigasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gokepri.com/tag/investigasi/</link>
	<description>Inspirasi Bersama</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jan 2025 00:54:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://gokepri.com/gokepri/uploads/2026/04/cropped-IMG_5700-32x32.jpeg</url>
	<title>investigasi Archives &#8211; gokepri</title>
	<link>https://gokepri.com/tag/investigasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kotak Hitam Jeju Air Dikirim ke Amerika Serikat</title>
		<link>https://gokepri.com/kotak-hitam-jeju-air-dikirim-ke-amerika-serikat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jan 2025 00:54:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Boeing 737-800]]></category>
		<category><![CDATA[investigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jeju Air]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Muan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=105184</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEOUL (gokepri) — Penyelidik Korea Selatan, yang menyelidiki kecelakaan pesawat Jeju Air yang menewaskan 179 <a class="read-more" href="https://gokepri.com/kotak-hitam-jeju-air-dikirim-ke-amerika-serikat/" title="Kotak Hitam Jeju Air Dikirim ke Amerika Serikat" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/kotak-hitam-jeju-air-dikirim-ke-amerika-serikat/">Kotak Hitam Jeju Air Dikirim ke Amerika Serikat</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEOUL (gokepri)</strong> — Penyelidik Korea Selatan, yang menyelidiki kecelakaan pesawat Jeju Air yang menewaskan 179 orang, menyatakan pada 1 Januari mengirimkan salah satu kotak hitam ke Amerika Serikat untuk dianalisis. Kecelakaan ini merupakan tragedi penerbangan terburuk di Korea Selatan.</p>
<p>Pesawat yang membawa 181 orang dari Thailand menuju Korea Selatan itu sempat mengirimkan panggilan darurat <em>(mayday)</em>. Pesawat kemudian mendarat darurat dengan posisi perut pesawat menyentuh landasan <em>(belly landing)</em>, sebelum akhirnya menabrak penghalang dan terbakar. Hanya dua pramugari yang selamat dalam insiden pada 29 Desember 2024 tersebut.</p>
<p>Sejak kejadian, tim penyelidik dari Korea Selatan dan Amerika Serikat, termasuk perwakilan dari Boeing, telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Muan, barat daya Korea Selatan.</p>
<p>&#8220;Perekam data penerbangan yang rusak tidak dapat dipulihkan datanya di dalam negeri,&#8221; kata Wakil Menteri Penerbangan Sipil Korea Selatan, Joo Jong-wan, 1 Januari 2025.</p>
<p>&#8220;Hari ini telah disepakati untuk mengirim perekam tersebut ke Amerika Serikat untuk dianalisis, bekerja sama dengan Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB),&#8221; lanjutnya.</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong><br />
<strong><a href="https://gokepri.com/tragedi-pesawat-jeju-air-179-penumpang-tewas/">Tragedi Pesawat Jeju Air, 179 Penumpang Tewas</a></strong></p>
<p>Joo sebelumnya mengonfirmasi bahwa kedua kotak hitam pesawat telah ditemukan. &#8220;Ekstraksi awal data dari perekam suara kokpit telah selesai,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan data awal ini, kami akan mulai mengonversinya ke format audio,&#8221; kata Joo. Dengan demikian, penyelidik dapat mendengarkan komunikasi terakhir pilot.</p>
<p>Namun, kotak hitam kedua, yaitu perekam data penerbangan, &#8220;ditemukan dengan konektor yang hilang,&#8221; kata Joo. &#8220;Para ahli sedang meninjau untuk menentukan cara mengekstrak datanya.&#8221;</p>
<p>Awalnya, para pejabat menduga serangan burung sebagai penyebab kecelakaan. Namun, penyelidikan juga akan memeriksa penghalang beton di ujung landasan pacu. Video dramatis menunjukkan Boeing 737-800 itu menabrak penghalang tersebut sebelum terbakar.</p>
<p>Inspeksi khusus juga dilakukan terhadap semua model Boeing 737-800 yang dioperasikan maskapai lokal. Inspeksi ini fokus pada roda pendaratan, menyusul dugaan adanya kerusakan mekanis.</p>
<p>&#8220;Pemeriksaan berfokus pada roda pendaratan, yang gagal berfungsi dengan baik dalam kecelakaan ini,&#8221; kata Yoo Kyeong-soo, Direktur Jenderal Kebijakan Keselamatan Penerbangan.</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong><br />
<strong><a href="https://gokepri.com/pesawat-jeju-air-kecelakaan-tergelincir-dan-terbakar-di-bandara-muan/">Pesawat Jeju Air Kecelakaan, Tergelincir dan Terbakar di Bandara Muan</a></strong></p>
<p>Media lokal melaporkan roda pendaratan berfungsi normal pada upaya pendaratan pertama Penerbangan Jeju Air 2216 di Bandara Muan. Namun, roda pendaratan gagal berfungsi pada upaya kedua.</p>
<p>Kementerian Pertanahan, yang mengawasi penerbangan sipil, menyatakan masalah ini &#8220;kemungkinan akan diperiksa oleh Dewan Investigasi Kecelakaan melalui tinjauan komprehensif terhadap berbagai kesaksian dan bukti.&#8221;</p>
<p><strong>Seluruh Korban Teridentifikasi</strong></p>
<p>Keluarga korban di Bandara Muan sempat frustrasi dengan lambatnya proses identifikasi dan penyerahan jenazah. Pejabat menjelaskan bahwa kondisi jenazah yang rusak parah menyulitkan proses identifikasi.</p>
<p>Namun, Pelaksana Presiden Choi Sang-mok mengumumkan pada 1 Januari bahwa proses identifikasi telah selesai. Sebagian jenazah telah diserahkan kepada keluarga.</p>
<p>&#8220;Semalam, identifikasi seluruh 179 korban telah selesai,&#8221; kata Choi.</p>
<p>&#8220;Penyelidik kami, bersama NTSB dan pabrikan pesawat, melakukan investigasi gabungan untuk mengungkap penyebab kecelakaan,&#8221; ujarnya dalam rapat penanganan bencana pada 1 Januari.</p>
<p>&#8220;Analisis menyeluruh terhadap struktur pesawat dan data kotak hitam akan mengungkap penyebab kecelakaan,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong><br />
<strong><a href="https://gokepri.com/lion-group-dan-jeju-air-akan-layani-penerbangan-batam-incheon/">Lion Group dan Jeju Air Akan Layani Penerbangan Batam-Incheon</a></strong></p>
<p>Penyelidik AS tiba pada 30 Desember 2024 dan langsung menuju Muan. Penyelidikan awal di lokasi kejadian berfokus pada sistem navigasi pendaratan pesawat, yang disebut <em>localiser</em>.</p>
<p><em>Localiser</em> yang terpasang pada struktur beton di Bandara Muan diduga memperparah kecelakaan.</p>
<p>Pesawat tersebut membawa wisatawan yang kembali dari liburan akhir tahun di Bangkok. Seluruh penumpang berkewarganegaraan Korea, kecuali dua warga Thailand.</p>
<p>Informasi lebih lengkap mengenai detik-detik terakhir penerbangan akan diungkap setelah analisis kotak hitam selesai. Mimbar duka telah didirikan di seluruh Korea Selatan, termasuk di Seoul dan Bandara Muan. AFP</p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/kotak-hitam-jeju-air-dikirim-ke-amerika-serikat/">Kotak Hitam Jeju Air Dikirim ke Amerika Serikat</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lubang Raksasa Muncul di Depan Kompleks Bandara VIP Kuala Lumpur</title>
		<link>https://gokepri.com/lubang-raksasa-muncul-di-depan-kompleks-bandara-vip-kuala-lumpur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Candra Gunawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Sep 2024 04:14:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[investigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kuala Lumpur]]></category>
		<category><![CDATA[Lubang Tanah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=98286</guid>

					<description><![CDATA[<p>Petaling Jaya, Malaysia (gokepri) &#8211; Sebuah lubang raksasa dengan perkiraan lebar 5 meter dan kedalaman <a class="read-more" href="https://gokepri.com/lubang-raksasa-muncul-di-depan-kompleks-bandara-vip-kuala-lumpur/" title="Lubang Raksasa Muncul di Depan Kompleks Bandara VIP Kuala Lumpur" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/lubang-raksasa-muncul-di-depan-kompleks-bandara-vip-kuala-lumpur/">Lubang Raksasa Muncul di Depan Kompleks Bandara VIP Kuala Lumpur</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Petaling Jaya, Malaysia (gokepri)</strong> &#8211; Sebuah lubang raksasa dengan perkiraan lebar 5 meter dan kedalaman 1 meter telah muncul di dekat pintu masuk Kompleks Bunga Raya Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).</p>
<p>Dalam sebuah pernyataan Kementerian Pekerjaan Umum Malaysia pada 25 September, insiden tersebut terjadi di area antara pintu masuk dan keluar Kompleks Bunga Raya, yang digunakan oleh tamu VIP dan pejabat tinggi saat mereka terbang dari atau tiba di KLIA.</p>
<p>&#8220;Jalan tersebut dapat diakses oleh semua kendaraan. Namun, rencana manajemen lalu lintas telah diterapkan di area lubang raksasa tersebut,&#8221; bunyi pernyataan tersebut.</p>
<p>Malaysia Airports Holdings Bhd (MAHB) saat ini sedang menyelidiki pipa saluran air limbah yang diduga bocor untuk menentukan apakah ini bisa menjadi penyebab lubang raksasa tersebut, kata Kementerian Pekerjaan Umum.</p>
<p>Langkah-langkah lain yang diambil termasuk pemantauan situs dan inspeksi oleh otoritas terkait, tambahnya.</p>
<p>Laporan terperinci akan dikeluarkan oleh MAHB setelah penyelidikan selesai.</p>
<p>Dua lubang raksasa telah dilaporkan pada bulan Agustus di kawasan perbelanjaan populer di kota ini, memicu kepanikan di kalangan warga dan bisnis karena kekhawatiran tumbuh tentang keamanan tanah di daerah tersebut.</p>
<p>Insiden pertama terjadi pada 23 Agustus, ketika sebuah lubang tiba-tiba terbuka di trotoar di Jalan Masjid India dan menelan seorang turis dari India.</p>
<p><strong>Baca: <a href="https://gokepri.com/kkp-gempur-illegal-fishing-4-kapal-filipina-dan-1-kapal-malaysia-ditangkap/">KKP Gempur Illegal Fishing, 4 Kapal Filipina dan 1 Kapal Malaysia Ditangkap</a></strong></p>
<p>Upaya penyelamatan Vijayalaksmi, 48, dibatalkan setelah sembilan hari pencarian yang sia-sia. Dia masih hilang hingga hari ini.</p>
<p>Lubang raksasa kedua terbuka pada 28 Agustus, hanya 50 meter dari yang sebelumnya. Tidak ada yang terluka atau terpengaruh dalam insiden kedua. THE STAR/ASIA NEWS NETWORK</p>
<p><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMJbIlQsw56yrAw?hl=en-ID&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aen">Google News</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/lubang-raksasa-muncul-di-depan-kompleks-bandara-vip-kuala-lumpur/">Lubang Raksasa Muncul di Depan Kompleks Bandara VIP Kuala Lumpur</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Investigasi Jatuhnya Sriwijaya, KNKT Temukan Kerusakan yang Ditunda Perbaikannya</title>
		<link>https://gokepri.com/investigasi-jatuhnya-sriwijaya-knkt-temukan-kerusakan-yang-ditunda-perbaikannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[iwan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 00:21:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[investigasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gokepri.com/?p=14790</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta (gokepri.com) &#8211; Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis laporan awal (preliminary report) investigasi pada <a class="read-more" href="https://gokepri.com/investigasi-jatuhnya-sriwijaya-knkt-temukan-kerusakan-yang-ditunda-perbaikannya/" title="Investigasi Jatuhnya Sriwijaya, KNKT Temukan Kerusakan yang Ditunda Perbaikannya" itemprop="url">.</a></p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/investigasi-jatuhnya-sriwijaya-knkt-temukan-kerusakan-yang-ditunda-perbaikannya/">Investigasi Jatuhnya Sriwijaya, KNKT Temukan Kerusakan yang Ditunda Perbaikannya</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Jakarta (gokepri.com) &#8211; Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis laporan awal (preliminary report) investigasi pada pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh pada 9 Januari 2021 lalu. Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono menjelaskan, Preliminary Report ini merupakan bentuk tanggung jawab KNKT kepada publik agar mendapatkan informasi yang sebenarnya terkait musibah Sriwijaya Air SJ-182.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Preliminary Report ini selain merupakan kewajiban kami juga menjadi penting untuk memberikan gambaran kepada publik terkait apa saja hasil investigasi KNKT berdasarkan berbagai temuan yang sudah dikumpulkan. Semoga setelah ini masyarakat bisa menahan diri untuk tidak menduga-duga dan membuat analisa sendiri dengan tidak berdasarkan bukti ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan terkait penyebab kecelakaan SJ-182,&#8221; katanya, Rabu (10/2/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Preliminary report ini merupakan ketentuan dalam aturan internasional. Di mana otoritas wajib merilis laporan awal dalam waktu 30 hari setelah terjadinya kecelakaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan yang sama, Ketua Sub Komite Investigasi Keselamatan Penerbangan KNKT, Capt. Nurcahyo Utomo menyinggung bahwa berdasarkan data yang diambil dari Flight Data Recorder (FDR) telah didapatkan berbagai informasi. &#8220;Namun tetap kita menunggu ditemukannya Cockpit Voice Recorder (CVR) untuk dapat menjawab penyebab kecelakaan yang dialami SJ-182,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut preliminary report lengkap yang diterbitkan KNKT pada Rabu (10/2/2021) :</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 9 Januari 2021, pesawat udara Boeing 737-500 registrasi PK-CLC, dioperasikan oleh PT. Sriwijaya Air dalam rangka penerbangan penumpang berjadwal dengan rute dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Bandar Udara Internasional Supadio, Pontianak. Penerbangan dimaksud menggunakan nomor penerbangan SJY182, diawaki oleh 2 pilot, 4 awak kabin dan membawa 56 penumpang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pukul 0736 Universal Time Coordinated (UTC) (1436 Waktu Indonesia Barat/WIB), pesawat udara PK-CLC tinggal landas dari Landas Pacu 25R. Setelah tinggal landas, pesawat terbang mengikuti jalur keberangkatan yang sudah ditentukan sebelumnya (ABASA 2D).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian FDR merekam sistem autopilot aktif (engage) di ketinggian 1.980 kaki. Pada saat melewati ketinggian 8.150 kaki, tuas pengatur tenaga mesin (throttle) sebelah kiri bergerak mundur (tenaga berkurang) sedangkan yang kanan tetap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pukul 14.38.51 WIB, karena kondisi cuaca, pilot meminta kepada pengatur lalu lintas udara (ATC) untuk berbelok ke arah 075° dan diijinkan. Kemudian ATC memperkirakan perubahan arah tersebut akan membuat SJY182 berpapasan dengan pesawat lain yang berangkat dari Landas Pacu 25L dengan tujuan yang sama. Oleh karena itu ATC meminta pilot untuk berhenti naik di ketinggian 11.000 kaki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pukul 14.39.47 WIB, ketika melewati 10.600 kaki dengan arah pesawat berada di 046°, pesawat mulai berbelok ke kiri. Tuas pengatur tenaga mesin sebelah kiri kembali bergerak mundur sedangkan yang kanan masih tetap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ATC memberi instruksi untuk naik ke ketinggian 13.000 kaki dan dijawab oleh pilot pukul 14.39.59 WIB. Ini adalah komunikasi terakhir dari SJY182.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pukul 14.40.05 WIB, FOR merekam ketinggian tertinggi SJY182 yaitu 10.900 kaki. Kemudian pesawat mulai turun, autopilot tidak aktif (disengage) ketika arah pesawat di 016°, sikap pesawat posisi naik (pitch up), dan pesawat miring ke kiri (roll). Tuas pengatur tenaga mesin sebelah kiri kembali berkurang sedangkan yang kanan tetap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pukul 14.40.10 WIB, FOR mencatat autothrottle tidak aktif (disengage) dan sikap pesawat menunduk (pitch down). Sekitar 20 detik kemudian, FDR berhenti merekam data.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data radar cuaca pukul 14.38 WIB dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa jalur penerbangan SJY182 tidak melintasi area awan signifikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait dengan perawatan pesawat udara, investigasi menemukan ada 2 kerusakan yang ditunda perbaikannya (Deferred Maintenance Item/DMI) sejak 25 Desember 2020. Penundaan perbaikan adalah hal yang sesuai dengan ketentuan pemberangkatan (dispatch) di penerbangan. Perbaikan yang ditunda wajib memenuhi panduan Minimum Equipment List (MEL).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tanggal 25 Desember 2020 ditemukan penunjuk kecepatan (Mach/Airspeed Indicator) di sisi sebelah kanan rusak. Perbaikan yang dilakukan belum berhasil dan dimasukan kedalam daftar penundaan perbaikan kategori C. Sesuai MEL, untuk kategori C penundaan perbaikan boleh sampai dengan 10 hari. Tanggal 4 Januari 2021, indikator diganti dan hasilnya bagus sehingga DMI ditutup.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tanggal 3 Januari 2021, pilot melaporkan autothrottle (throttle adalah tuas pengatur tenaga mesin) tidak berfungsi dan dilakukan perbaikan dengan hasil baik. Kemudian tanggal 4 Januari 2021, autothrottle dilaporkan kembali tidak berfungsi. Perbaikan dilakukan dan belum berhasil, sehingga dimasukkan dalam daftar penundaan perbaikan (DMI).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, tanggal 5 Januari 2021, dilakukan perbaikan dengan hasil baik dan DMI ditutup. Setelah tanggal 5 Januari 2021 hingga kecelakaan tidak ditemukan catatan adanya DMI di buku catatan perawatan (Aircraft Maintenance Log).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sampai dengan laporan awal ini diterbitkan, Crash Survivable Memory Unit (CSMU) dari Cockpit Voice Recorder (CVR) masih belum berhasil ditemukan dan kegiatan pencarian masih dilakukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim investigasi akan melakukan beberapa pemeriksaan komponen termasuk unit Ground Proximity Warning System (GPWS) yang berhasil ditemukan. Selain itu tim investigasi juga akan melanjutkan investigasi dengan mendalami beberapa hal, antara lain sistem autothrottle dan komponen terkait beserta perawatannya, dan faktor manusia dan organisasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DJPU) dan PT. Sriwijaya Air telah melakukan beberapa tindakan keselamatan. KNKT menganggap tindakan tersebut sesuai dengan usaha untuk meningkatkan keselamatan, akan tetapi, masih terdapat beberapa isu keselamatan yang perlu menjadi perhatian.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga: </strong><a href="https://gokepri.com/investigasi-sj-182-knkt-kirim-komponen-sriwijaya-air-ke-as-dan-inggris/">INVESTIGASI SJ 182: KNKT Kirim Komponen Sriwijaya Air ke AS dan Inggris</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu KNKT menyampaikan rekomendasi awal untuk mereviu hal-hal yang terkait dengan penyempurnaan regulasi dan implementasi sesuai dengan ICAO Annex terbaru terkait pelatihan dan penentuan tahapan kondisi darurat pada pesawat udara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investigasi dilakukan dengan melibatkan pihak National Transportation Safety Board Amerika sebagai Negara tempat pesawat udara dibuat dan dirancang dan Transport Safety Investigation Bureau (TSIB) Singapura sebagai Negara yang memberikan bantuan selama proses investigasi. Keterlibatan beberapa negara dimaksud adalah sebagai accredited representative sesuai dengan ketentuan ICAO Annex 13.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Investigasi masih berlanjut, jika selama proses investigasi ditemukan isu keselamatan, maka KNKT akan dengan segera memberitahukan kepada pihak yang terkait agar dapat segera ditanggulangi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dari data cuaca BMKG, menunjukkan pergerakan pesawat ini tidak melalui area awan yang signifikan dan bukan area turbulence atau awan yang menimbulkan guncangan,&#8221; kata Nurcahyo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan berbeda, Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena menyatakan akan terus memberikan dukungan penuh kepada KNKT selama proses investigasi berlangsung. (wan)</p>
<p>The post <a href="https://gokepri.com/investigasi-jatuhnya-sriwijaya-knkt-temukan-kerusakan-yang-ditunda-perbaikannya/">Investigasi Jatuhnya Sriwijaya, KNKT Temukan Kerusakan yang Ditunda Perbaikannya</a> appeared first on <a href="https://gokepri.com">gokepri</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 22/26 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)

Served from: gokepri.com @ 2026-06-19 11:30:55 by W3 Total Cache
-->