ANAMBAS (gokepri) — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya melalui peluncuran dashboard Sistem Kendali Rencana Manajemen Kinerja (SILINA MANJA).
Dashboard itu dirancang untuk membantu perangkat daerah memantau target, mengukur capaian, dan mengevaluasi pelaksanaan program secara lebih terarah. Peluncuran inovasi yang digagas Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Kepulauan Anambas tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar.
SILINA MANJA dikembangkan sebagai instrumen pengendalian kinerja organisasi yang mengintegrasikan berbagai informasi dalam satu dashboard. Sistem ini mencakup sasaran dan indikator kinerja, target, rencana aksi, penanggung jawab, progres pelaksanaan, realisasi, hingga bukti dukung.
Baca Juga: Pasar Loka Anambas Kembali Dibangun, Anggaran Rp24 Miliar
Melalui integrasi tersebut, pemantauan kinerja diharapkan menjadi lebih tertata dan memudahkan perangkat daerah mengetahui perkembangan pelaksanaan program. Informasi yang tersedia juga dapat membantu pimpinan melihat kesesuaian antara target yang telah ditetapkan dan hasil yang dicapai.
Tidak hanya menyajikan data capaian, SILINA MANJA diarahkan untuk mendukung proses evaluasi dan tindak lanjut perbaikan. Ketika terdapat kesenjangan antara target dan realisasi, perangkat daerah dapat menelaah penyebabnya dan menyiapkan langkah perbaikan berdasarkan kondisi yang teridentifikasi.
Sekretaris Daerah Kepulauan Anambas, Sahtiar, menyambut baik hadirnya inovasi tersebut. Ia berharap SILINA MANJA dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas manajemen kinerja sekaligus mendukung perbaikan tata kelola organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Sahtiar juga mendukung kemungkinan penerapan sistem tersebut secara lebih luas pada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, perluasan penerapannya perlu mempertimbangkan kebutuhan masing-masing perangkat daerah, ketentuan yang berlaku, serta hasil evaluasi terhadap manfaat sistem dalam pelaksanaannya.
Bagi Diskominfotik, pengembangan SILINA MANJA merupakan upaya membangun pola kerja yang lebih terencana, terukur, dan kolaboratif. Setiap unit diharapkan dapat memahami kontribusinya terhadap pencapaian target organisasi, sementara pimpinan memiliki informasi yang lebih terstruktur sebagai bahan evaluasi dan pengambilan keputusan.
Inovasi ini juga menjadi bagian dari aksi perubahan bertajuk Optimalisasi Pengendalian Kinerja Organisasi melalui SILINA MANJA yang digagas Sekretaris Diskominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas, Seljuli Hamurillah, dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2026.
Setelah peluncuran, Diskominfotik akan melanjutkan penyempurnaan sistem, termasuk penguatan pengendalian kinerja, ketertiban penyediaan bukti dukung, dan pelaksanaan evaluasi berkala. Upaya tersebut diharapkan dapat menjadikan SILINA MANJA sebagai instrumen kerja yang akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Melalui inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mendorong pengelolaan kinerja yang tidak berhenti pada penyusunan laporan administratif, tetapi menjadi bagian dari proses kerja sehari-hari. Dengan pemantauan yang lebih terarah dan evaluasi berkelanjutan, setiap perangkat daerah diharapkan semakin mampu mengukur kemajuan program serta memperbaiki pelaksanaan tugas untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Sinta Aneng Promosikan Batik Anambas di Panggung Dekrafest
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







