Serapan Rendah, Program Pinjaman Tanpa Bunga UMKM Batam Baru Tersalur ke 19 Pelaku Usaha

sertifikasi halal UMKM
(dokumen)

BATAM (gokepri.com) — Pemerintah Kota Batam kembali melanjutkan program pinjaman tanpa bunga hingga Rp20 juta bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, realisasi penyalurannya masih jauh dari target yang ditetapkan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Batam, Salim, mengatakan skema pembiayaan tersebut telah berjalan sejak 2025 sebagai upaya mendorong pertumbuhan UMKM melalui akses permodalan yang lebih ringan.

Meski demikian, implementasi program belum berjalan optimal. Dari total anggaran sebesar Rp3 miliar yang disiapkan, sebagian besar dana masih belum tersalurkan dan mengendap di bank mitra, yakni Bank BTN Batam.

“Dari target 1.500 pelaku UMKM, baru 19 yang lolos verifikasi dan menerima pinjaman. Anggaran yang sudah kita siapkan sebesar Rp3 miliar,” ujar Salim, Jumat.

Ia menjelaskan, rendahnya serapan dipengaruhi sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya adalah faktor geografis, di mana banyak pelaku usaha berada di wilayah hinterland yang jauh dari kantor layanan perbankan.

“Lokasi usaha yang jauh dari bank menjadi salah satu hambatan, sehingga penyaluran belum merata,” katanya.

Selain itu, kendala administratif juga turut menghambat proses penyaluran. Sejumlah pelaku UMKM tidak memenuhi persyaratan akibat catatan pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) atau BI Checking.

Rendahnya tingkat serapan tersebut mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi terhadap skema yang berjalan. Salah satu langkah yang tengah dijajaki adalah memperluas kerja sama dengan mitra perbankan lain.

Saat ini, Dinas Koperasi dan UKM Batam sedang membuka komunikasi dengan Bank Riau Kepri guna memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

“Kami sedang melakukan penjajakan dengan Bank Riau Kepri untuk mendukung penyaluran program ini,” ujarnya.

Program pinjaman tanpa bunga ini merupakan bagian dari 15 program prioritas kepala daerah. Pemerintah berharap penyalurannya ke depan dapat lebih efektif dan menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di Batam.

Penulis: Engesti

Pos terkait