BATAM (gokepri.com) – Dinas Kesehatan Kota Batam mencatat, sepanjang tahun 2022 ada lima balita yang meninggal dengan status gizi buruk di Batam.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, kurangnya pengetahuan orangtua menjadi faktor penyebab gizi buruk seperti, pemberian makan yang terlalu dini yang membuat tumbuh kembangnya tak sebanding.
“Dari kelima balita yang meninggal akibat gizi buruk itu karena ada penyakit penyerta, jadi bukan sepenuhnya gizi buruk,” kata dia saat dihubungi Senin 19 November 2022.
Menurutnya, kasus meninggalnya balita akibat gizi buruk di Batam sangat rendah sebab pengetahun orang tua akan keburuhan gizi anak sudah baik.
“Penangan stunting kita sudah baik. Kasus stunting sudah turun,” kata dia.
Pihaknya juga berpesan agar orang tua selalu memperhatikan asupan makanan anaknya. Tujuannya agar balita bisa tumbuh dan terhindar dari gizi buruk.
Analisis Gizi Dinas Kesehatan Kota Batam Dewi Cahaya mengatakan, ada beberapa langkah untuk mencegah anak terkena gizi buruk.
Pertama, melakukan pemantauan pertumbuhan balita di posyandu setiap bulan guna menskrining bayi dan balita yg tidak naik berat badan.
“Bila ada yang tidak naik BB (berat badan) nya maka orang tua balita ini akan dikonseling untuk mencari penyebabnya dan diberi edukasi tentang cara pemberian makan bergizi seimbang,” ujarnya, Selasa 6 Desember 2022.
Kedua, menjaga kebersihan diri dan lingkungan guna mencegah penyakit infeksi yg bisa menyebabkan anak kehilangan berat badan Pihaknya, juga mengimbau kepada orang tua untuk melakukan pemeriksaan secara berkala dan menjaga pola hidup sehat.
Pada saat melahirkan nanti harus inisiasi menyusui dini (IMD) agar sukses memberikan ASI ekslusif.
“Minum tablet penambah darah dan istirahat yang cukup,” kata dia.
Ketiga, orang tua yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan harus berikan ASI sampai bayi berusia di atas 6 bulan.
Lalu, orangtua yang punya bayi balita usia di atas 6 bulan harus memberikan makanan bergizi seimbang segera pada usia 6 bulan dan lanjutkan pemberian ASI sampai 2 tahun.
“Jaga kebersihan diri dan lingkungan serta mendapat imunisasi dasar lengkap,” kata dia.
Baca Juga: Bunda, Ini Tips Mengatasi Gizi Buruk pada Anak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis : Engesti








