Jakarta (gokepri.com) – Film Coto Vs Konro akan meramaikan perfilman Indonesia. Film garapan Irham Acho Bahtiar, sutradara berdarah Bugis-Tolaki ini akan tayang November mendatang.
Film Coto Vs Konro ini menyuguhkan tema kuliner Indonesia berbalut komedi. Sesuai namanya, film ini berkutat antara dua menu khas Bugis Makassar, yaitu Coto dan Konro.
Irham yang dikenal dengan karya-karya film komedi nya mengatakan lewat film terbarunya ini, ia ingin mengangkat tema-tema sederhana yang biasa dilihat di lingkungan sehari-hati.
Baca Juga: Film Lampir Bakal Tayang Akhir 2023, Modifikasi dari Kisah Tokoh Legenda
“Bagaimana hal-hal sepele kadang menjadi sesuatu yang heboh,” ucapnya dalam rilis pers, Kamis 14 September 2023.
Beda dengan film nasional pada umumnya yang menggunakan artis ternama untuk menarik penonton, Coto Vs Konro menghadirkan dua hiudangan khas Bugis itu menjadi bintang utama.
Selain itu ia juga menggunakan telanta lokal dalam produksi film tersebut. Acho panggilan akrabnya mendapatkan banyak talenta asli Sulawesi.
Di antaranya Zakaribo, Musdalifah, Ichal Kate, Anjas Chambank, Adit Triyuda, Nielam Amir, Pieter Ell, dan penyanyi dangdut Aty Kodong.
Penampilan dua pemeran utama yakni Luthfi Sato dan Almarhum Awaluddin Tahir juga mampu membuktikan bahwa kualitas akting bukan hanya milik pemain muda.
Acho dikenal sebagai sutradara yang senang mengangkat tema-tema kearifan lokal Indonesia Timur. Sebelumnya salah satu film komedianya yang tayang di tahun 2015 yaitu Epen Cupen the Movie kini sudah tayang di Netflix dengan judul Papua in Love.
Khusus untuk Coto Vs Konro ini diproduksi oleh Duta Cahaya Utama (DCU) bekerja sama dengan rumah produksi milik Acho sendiri, Rumah Semut Film.
Film ini telah menyelesaikan syuting selama sekitar 20 hari di Kota Makassar dan telah mendapatkan Sertifikat Tanda Layak Sensor (STLS) dari Lembaga Sensor Film (LSF) dengan kategori usia 13 tahun ke atas.
Menurut Acho Coto Vs Konro tidak hanya menghibur tetapi juga memiliki pesan inspiratif yang tersirat dan mudah dipahami oleh penonton. Film ini membungkus pesan-pesan tersebut dalam ceritanya.
Film ini berkisah tentang warung Coto Haji Matto”milik Haji Matto (Luthfi Sato) yang terkenal dengan resep Coto dari nenek moyangnya yang tak ada tandingan.
Suatu hari, Datanglah Daeng Sangkala (Awaluddin Tahir) dengan niat membeli dan mengembangkan warung Coto Haji Matto menjadi bisnis waralaba yang besar.
Haji Matto yang idealis menolak tawaran tersebut dengan keras. Daeng Sangkala kemudian membuka restoran makanan Konro khas Makassar bernama Konro Daeng Sangkala yang letaknya berhadapan langsung dengan warung Haji Matto.
Berbagai strategi promosi yang diterapkan membuah pelanggan setia Haji Matto pindah ke Daeng Sangkala. Perseteruan kedua warung tersebut semakin memanas, tapi kedua anak mereka yakni Rizal (Adit Triyuda) dan Sara (Nielam Amir) justru semakin dekat.
Lalu bagaimana akhirnya? Tonton langsung di bioksop November 2023 mendatang ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara







