Rimba Jaya Tanjungpinang Dulu Ramai, Kini Sepi dan Terbengkalai

Rimba jaya tanjungpinang
Kawasan Rimba Jaya Tanjungpinang pada malam hari. Foto: gokepri/Engesti Fedro

Tanjungpinang (gokepri) – Nasib kawasan kuliner Rimba Jaya kini masih belum jelas. Keberadaannya yang terbengkalai menjadi simbol redupnya salah satu ikon kuliner di Tanjungpinang

Wisata kuliner Rimba Jaya di Tanjungpinang, yang dulunya menjadi tempat favorit masyarakat untuk berburu kuliner tradisional, kini mengalami sepi pengunjung dan terbengkalai.

Berlokasi di Jalan Gudang Minyak, Kemboja, Tanjungpinang Barat, Rimba Jaya, kini tampak seperti kota mati. Tempat yang dulunya ramai dengan jajanan tradisional yang lezat kini berubah menjadi semak belukar tanpa perawatan.

HBRL

Baca Juga: Pemprov Kepri Gelar Pasar Murah Bersubsidi di Dua Lokasi

Suasana semakin mencekam pada malam hari. Minimnya penerangan membuat kawasan ini rawan digunakan untuk kegiatan negatif oleh remaja sekitar.

Sepinya Rimba Jaya disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu warga, Fakung, mengatakan pandemi COVID-19 menjadi salah satu faktor utama. Banyak pedagang enggan berjualan selama masa pandemi.

“Dulu sepi karena COVID-19. Hanya beberapa orang saja yang jualan,” kata Fakung pada Sabtu (17/2/2024).

Faktor lain yang menyebabkan sepinya Rimba Jaya adalah adanya pintu parkir dan tiket masuk. Padahal sebelumnya, pengunjung dapat masuk secara gratis.

“Jadi orang malas mau ke sini lagi. Masuk bayar, parkir bayar. Tapi mereka jajan cuma berapa,” kata Fakung.

Para pedagang di Rimba Jaya sempat mengadukan permasalahan ini kepada pemerintah Kota Tanjungpinang, namun belum ada solusi yang konkret.

Akibatnya, para pedagang satu per satu pindah ke kawasan yang lebih ramai, seperti Tepi Laut atau Akau Potong Lembu.

“Katanya kawasan ini punya pengusaha, jadi bukan pemerintah yang urus. Rata-rata pada pindah semua. Sepi, tidak ada yang datang,” kata Fakung.

PJ Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, belum memberikan tanggapan terkait kondisi Rimba Jaya saat ini. Ia mengaku masih perlu melakukan koordinasi dengan jajarannya. “Kalau soal itu nanti dulu,” kata Hasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti Fedro

 

Pos terkait