Pemko Beri Diskon Pembayaran PBB P2, Pendapatan 3 Bulan Capai Rp50 M

diskon pembyaran pbb p2
Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyosialisasikan diskon pembyaran PBB P2 dalam Bulan Panutan PBB P2 tahun 2023. Foto: Diskominfo Batam.

BATAM (gokepri.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberikan diskon pembayaran pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan alias PBB P2. Dampaknya pendapatan dari sektor pajak meningkat, selama 3 bulan sudah terkumpul Rp50 miliar.

Diskon pembayaran PB P2 ini diberikan berdasarkan Peraturan Wali Kota Batam (Perwako) Nomor 255 Tahun 2022 tentang Pemberian Pengurangan Pokok Ketetapan PBB-P2 diberikan sejumlah diskon atau pengurangan.

Mengenai diskon pembayaran PBB P2 ini diungkapkan pada Program Bulan Panutan PBB P2 Tahun 2023 di Hotel Planet Holiday, Jodoh, Rabu 15 Maret 2023.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang meluncurkan program tersebut mengapresiasi sosialisasi yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam melalui Bulan Panutan PBB P2 tersebut.

Menurutnya, pajak merupakan instrumen utama pemasukan daerah yang kemudian dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan.

“Batam ini bisa dibangun karena bapak dan ibu membayar pajak. Keberhasilan pembangunan Batam ini tergantung pada bapak dan ibu,” kata Rudi, dikutip dari laman resmi Pemko Batam.

Adapun pengurangan atau diskon pembayaran PBB yang diluncurkan adalah pengurangan 10 persen dari pokok ketetapan PBB-P2 kepada wajib pajak yang melakukan pembayaran pada triwulan I pada bulan Januari sampai dengan Maret 2023.

Kemudian keringanan 5 persen dari Pokok ketetapan PBB-P2 kepada wajib pajak yang melakukan pembayaran pada triwulan II pada bulan April sampai dengan Juni 2023.

Selain itu keringanan 50 persen juga diberikan untuk prasarana pendidikan dan prasarana kesehatan. Pengurangan sebesar 100 persen diberikan untuk sarana penunjang rumah ibadah.

Kemudian pengurangan 100 persen untuk wajib pajak PBB-P2 dengan NJOP kurang dari Rp30 juta.

Sebelumnya Kepala Bapenda Raja Azmansyah menjelaskan bahwa program keringanan PBB P2 ini juga menjadi stimulus bagi masyarakat.

Dengan pengurangan ini, akan mengurangi beban sehingga keuangan masyarakat dapat dialihkan pada kegiatan-kegiatan bernilai ekonomi lainnya. Juga mendorong masyarakat untuk menyegerakan pembayaran pajaknya.

“Kita bersyukur dengan kebijakan ekonomi Pak Wali Kota, terutama saat pandemi lalu, kemampuan membayar pajak masyarakat tetap tinggi,” ujarnya.

Dengan strategi tersebut Raja mengatakan selama tiga bulan pertama tahun ini pihaknya sudah berhasil mengumpulkan hampir Rp50 miliar.

“Jauh lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya,” kata dia.

Baca Juga: Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Bayar Pajak Demi Pembangunan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Asrul Rahmawati

BAGIKAN