Peluang Kerja di Galangan Kapal Batam Terbuka Lebar

pengangguran di batam 2023
Galangan kapal Marcopolo di Batam, Kepulauan Riau. Foto: Edwin Koo/Bloomberg

BATAM (gokepri) – Industri galangan kapal di Batam membuka peluang kerja besar bagi ribuan tenaga kerja tahun ini. Pemerintah Provinsi Kepri berupaya menyiapkan calon pekerja lokal melalui pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepri, John Barus, mengungkapkan proyeksi kebutuhan tenaga kerja ini, terutama dari perusahaan galangan kapal besar seperti PT McDermott Batam yang berencana merekrut mulai Juni 2025.

“Pihak MCDermott sudah menyampaikan kepada kami, bahwa mereka punya proyek baru dan membutuhkan tenaga kerja,” katanya di Tanjungpinang, Selasa.

Disnakertrans Kepri siap memfasilitasi pencari kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dengan fokus pelatihan pada keahlian yang dibutuhkan industri galangan kapal, seperti pengelasan (welder) dengan kualifikasi 6G dan drafting. “Makanya perlu disiapkan betul-betul supaya sesuai dengan kebutuhan industri galangan kapal,” ujar John Barus.

Selain Batam, perusahaan pengolahan alumina PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Bintan juga berencana merekrut tenaga kerja. Namun, John Barus mengakui tantangan kesiapan pekerja lokal, termasuk budaya kerja. Ia mencontohkan kurangnya kesadaran penggunaan alat pelindung diri (APD) dan sertifikasi untuk pekerjaan spesifik.

Untuk mengatasi hal ini, Disnakertrans Kepri menekankan pentingnya pelatihan budaya kerja dalam setiap program BLK. “Mulai dari budaya disiplin kerja tepat waktu, hingga menggunakan alat pelindung diri (APD) di tempat kerja,” tegasnya. Langkah ini diharapkan meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja lokal. ANTARA

Baca Juga: Ekspor Kapal Batam Melonjak, Industri Galangan Kapal Tunjukkan Tren Positif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait