Batam (gokepri.com) – PT Pelni Cabang Batam mencatat sebanyak 24.695 pemudik menggunakan kapal laut yang berangkat maupun tiba melalui Pelabuhan Pelni Batu Ampar.
Kepala Cabang Pelni Batam Muhammad Iqbal mengatakan, jumlah itu tercatat sejak tanggal 31 Maret – 8 April 2024. Total penumpang naik dari Batam sebanyak 18.735 pemudik. Sementara total penumpang ke Belawan mencapai 13.728 pemudik.
Total penumpang ke Jakarta mencapai 3.237 dan total penumpang turun di Batam mencapai 5.960 pemudik.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Penumpang, Pelni Batam Tambah Kapasitas Kapal
“Jadi total keseluruhan penumpang Naik dan Turun di Batam mencapai 24.695. Ada kenaikan 12 persen dari tahun 2023,” kata dia, Senin 8 April 2024.
Menurut dia, jumlah ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2023 lalu. Data 2023 lalu, total penumpang naik dari Batam mencapai 16.966 pemudik. Sementara total penumpang turun di Batam mencapai 4.957 pemudik.
“Total keseluruhan 21.923,” kata dia.
Sebelumnya, Kapal KM Kelud Pelni rute Batam tujuan Belawan, Medan mengalami keterlambatan. Padahal, diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 Lebaran atau Minggu, 7 April 2024.
“Puncak arus mudik dengan kapal Pelni diperkirakan ada 3600 orang yang mudik menggunakan KM Kelud dari Batam ke Belawan,” kata General Manager PT Pelni Cabang Batam, Tengku Muhammad Iqbal, pada Minggu, 7 April 2024.
Awalnya kapal dijadwalkan akan bersandar di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam pada pukul 14.00 WIB dan akan berangkat pukul 18.00 ke Pelabuhan Belawan, Medan.
Iqbal mengatakan keterlambatan itu dikarenakan faktor cuaca yang buruk selama kapal berlayar dari Belawan ke Batam. Iqbal menyebut, arus laut dan ombak yang tinggi menyebabkan kapal tidak melaju dengan optimal.
“Faktor cuaca, mas. Arus laut terlalu kuat dan tinggi ombak selama pelayaran Belawan ke Batam sehingga kecepatan kapal tidak bisa maksimal,” ujarnya.
Iqbal menerangkan awalnya KM Kelud dijadwalkan tiba di pelabuhan Batu Ampar Batam pada pukul 18.00 WIB. Namun karena kondisi cuaca jadwal tiba KM Kelud rute Belawan-Batam datang terlambat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









