KARIMUN (gokepri.com) – Pedagang sore Pasar Puan Maimun akhirnya mau direlokasi ke Blok D Pasar setelah dilakukan dialog antara pedagang dengan Bupati Karimun, Iskandarsyah dan jajaran Direksi Perumda Bumi Berazam Jaya Karimun di rumah dinas bupati.
Dalam dialog itu, Bupati Iskandarsyah mendengarkan langsung semua aspirasi aspirasi para pedagang terkait rencana relokasi ke Blok D yang dijadwalkan pada 11 April mendatang.
Iskandarsyah mengatakan dirinya telah menerima dua kelompok pedagang dengan aspirasi yang beragam. Hal ini dilakukan agar pemerintah daerah mendapatkan gambaran permasalahan secara utuh sebelum mengambil kebijakan final.
Kata dia, rencana relokasi ini merupakan bagian dari upaya penataan kota. Selama delapan tahun terakhir, pasar sore diketahui menggunakan lahan parkir sebagai tempat berjualan.
”Pasar sore ini menggunakan lahan parkir. Itu sebenarnya yang akan kami tata dan kembalikan ke fungsi awalnya,” ujar Iskandarsyah.
Menurutnya, jika nanti dilakukan pergeseran ke tempat baru, pihaknya akan mengevaluasi efektivitasnya dalam waktu 2 hingga 3 bulan ke depan.
“Pada prinsipnya, pemerintah tidak ada niat menzalimi atau mengurangi pendapatan pedagang. Kami ingin pasar kita maju, sejahtera, dan berbudaya,” ungkapnya.
Sugiharto, salah satu perwakilan pedagang sore yang sehari-harinya berjualan udang dan ikan, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah. Menurutnya, pemindahan ini sudah tepat, karena dipindahkan ketempat dengan fasilitas yang lebih lengkap.
”Ini ide yang baik karena tempatnya lebih lengkap fasilitasnya. Kami siap mengikuti aturan pemerintah, termasuk membayar retribusi demi meningkatkan PAD daerah,” katanya.
Sementara, Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya, Mahsun mengaku optimis relokasi akan berjalan dengan baik dan lancar.
Dirinya berharap, dengan pindahnya pedagang ke lokasi yang permanen, tidak ada lagi sekat waktu antara pedagang pagi dan sore.
Penulis: Ilfitra









