November 2021, Batam Catatkan Inflasi 0,86 Persen

TPID Kepri
Aktivitas perdagangan di Pasar Bintan Center Tanjungpinang baru-baru ini. (foto: Dinas Komunikasi dan Informatika Kepri)

Batam (gokepri.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat pada bulan November 2021, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Batam menunjukan inflasi sebesar 0,86 persen.

Inflasi terjadi karena kenaikan IHK dari 105,70 pada Oktober 2021 menjadi 106,61 pada November 2021. Inflasi tahun kalender (Januari–November) 2021 sebesar 1,85 persen.

Kepala BPS Kota Batam, Rahmad Iswanto mengatakan inflasi tahun ke tahun (November 2021 terhadap November 2020) sebesar 2,93 persen.

HBRL

Kota Tanjungpinang juga mengalami inflasi sebesar 0,85 persen. Sehingga deflasi gabungan 2 kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau sebesar 0,86 persen.

BACA JUGA : Rudi Sambut Baik Pertemuan Pimpinan FKIP Negeri se-Indonesia Datang ke Batam

“Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran,” kata Rahmad, Jumat 3 Desember 2021.

Kelompok pengeluaran tersebut di antaranya kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 2,58 persen. Kelompok transportasi naik sebesar 0,72 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,50 persen.

Sedangkan kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,10 persen; kelompok kesehatan naik sebesar 0,06 persen; serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik sebesar 0,03 persen.

Sementara, kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi, yaitu: kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga turun sebesar 0,36 persen dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya turun sebesar 0,01 persen.

BACA JUGA : JDIH Setwan Kota Batam Terbaik I Tingkat Nasional

“Kelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan indeks harga yaitu kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan, kelompok pendidikan serta kelompok penyediaan makanan dan minuman restoran,” jelasnya.

Dari 24 kota IHK di Sumatera, tercatat semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Banda Aceh sebesar 0,87 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Lubuklinggau sebesar 0,29 persen.

“Kota Batam dan Kota Tanjungpinang masing-masing menduduki peringkat ke-2 dan ke-3 dari 24 kota yang mengalami inflasi di Sumatera,” katanya.

Editor : Candra Gunawan

Pos terkait