BATAM (gokepri) — Angkutan laut masih menjadi andalan warga yang mudik saat Natal dan Tahun Baru. Selama arus mudik Nataru 2025–2026, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Batam mengangkut 13.261 penumpang dari Pelabuhan Batam.
Jumlah tersebut tercatat sejak posko Nataru dibuka pada 17 Desember hingga keberangkatan terakhir pada 25 Desember 2025. Dalam periode itu, PELNI Batam melayani lima kali keberangkatan kapal.
Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan rute menuju Sumatra masih mendominasi arus mudik. Jalur Batam–Tanjung Balai Karimun–Belawan menjadi yang paling padat dibandingkan rute lainnya.
“Dari lima keberangkatan, empat di antaranya menuju Belawan dan Tanjung Balai Karimun. Satu keberangkatan lainnya ke Tanjung Priok, Jakarta,” kata Edwin, Rabu, 25 Desember 2025.
Ia menyebut puncak arus mudik terjadi pada 22 dan 25 Desember. Pada dua hari tersebut, jumlah penumpang melonjak dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Secara umum, jumlah penumpang tahun ini menunjukkan tren meningkat dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru tahun lalu. Edwin memperkirakan kenaikan berada di kisaran 1 hingga 5 persen, meski angka final baru akan dipastikan setelah arus balik selesai.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PELNI Batam menyiagakan dua kapal. Salah satunya merupakan kapal yang biasanya beroperasi di wilayah Indonesia timur dan dialihkan sementara ke wilayah barat.
“Kami perbantukan satu kapal dari wilayah timur untuk mendukung operasional di Batam, karena tren penumpang terus naik,” ujar Edwin.

Selain melayani angkutan mudik, kapal PELNI Batam juga mengangkut bantuan kemanusiaan bagi wilayah Sumatra yang terdampak bencana. Selama periode Nataru, tercatat tujuh kontainer bantuan dikirimkan, dua di antaranya diberangkatkan pada 25 Desember.
PELNI masih menjadwalkan dua keberangkatan lanjutan hingga akhir tahun, masing-masing menuju Tanjung Priok pada 27 Desember dan Belawan pada 31 Desember 2025.
Baca Juga: Pelni Prediksi Puncak Arus Mudik Natal-Tahun Baru 18-25 Desember 2025
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








