BATAM (gokepri) – Sedikitnya satu anak buah kapal (ABK) tewas dan dua lainnya hilang dalam peristiwa kapal tanker MT Tiger Star terbakar di perairan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia pada Selasa 18 April 2023.
“Telah terjadi kebakaran di kamar mesin dan anjungan sehingga kapal tersebut ditinggalkan dalam keadaan acnhor dan generator hidup,” kata Kepala Basarnas Tanjungpinang, Slamet Riyadi melalui keterangan resmi.
Ia menjelaskan kapal yang memiliki lima Anak Buah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) itu merupakan kapal berbendera Malaysia yang berangkat dari Johor Malaysia menuju perbatasan Indonesia-Malaysia.
Baca Juga: KAPAL TANKER KARAM: TNI AL Pastikan Tak Ada Potensi Merusak Lingkungan
Akibat kejadian tersebut, satu meninggal dunia, dua selamat, dan dua lainnya masih dalam pencarian. Para korban yang ditemukan itu, dievakuasi oleh kapal kayu nelayan Indonesia yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Dua ABK selamat dan satu ABK meninggal selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam. Dua ABK masih dalam pencarian,” tuturnya.
Kelima ABK itu diketahui bernama Capt george preter (55) WNI, Anggi (40) WNI, Wilmar (50) WNI, Iqbal (17) WNI dan Davi (35) WNI.
Selanjutnya, Basarnas akan berkoordinasi dengan instansi terkait baik di Indonesia maupun Malaysia. Kemudian, turut membantu proses pencarian korban yang masih hilang. Sementara itu, penyebab kebakaran itu belum diketahui pasti.
Informasi sementara, tiga orang WNI yakni Capt George Preter(55), Anggi (40), Wilmar (50), berhasil dievakuasi. Dua orang masih mendapatkan perawatan intensif, satu korban meninggal dunia. Sedangkan Iqbal dan Davi dinyatakan hilang,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti














