Malaysia Kaji Insentif Pajak untuk Investasi Industri Halal di KEK Johor-Singapura

SEZ Johor Singapura
PM Singapura Lee Hsien Loong (kiri) and PM Malaysia Anwar Ibrahim (kanan) menyaksikan penandatanganan MoU KEK Johor-Singapura yang diteken Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong dan Menteri Ekonomi Malaysia Mohd Rafizi Ramli. STRAITS TIMES/KUA CHEE SIONG

JOHOR BAHRU, Malaysia (gokepri) – Pemerintah Malaysia tengah mengkaji pemberian insentif pajak bagi perusahaan yang berinvestasi industri halal di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Johor-Singapura. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia, Zahid Hamidi.

Rencana tersebut dibahas lebih lanjut dengan Perdana Menteri Anwar Ibrahim pada rapat kabinet yang digelar pada 5 Juni.

Baca: Selangkah Lagi KEK Johor-Singapura

HBRL

“Menteri Besar Johor telah meminta adanya pembebasan pajak perusahaan. Saya akan menyampaikan usulan ini kepada Perdana Menteri untuk dipertimbangkan kembali,” ujar Zahid, baru-baru ini.

“Selanjutnya, saya akan terus memantau perkembangan usulan ini. Tidak menutup kemungkinan Perdana Menteri akan memasukkan pembebasan pajak sebagai salah satu insentif bagi pelaku industri halal dalam pidato Anggaran 2025 pada Oktober mendatang,” tambahnya. Pernyataan tersebut disampaikan Zahid usai peluncuran program “Halal on Track” di Pusat Konvensi Internasional Persada Johor pada 4 Juni.

Dalam kesempatan itu, Zahid turut menekankan potensi pasar halal yang menjanjikan. Ia mendorong para pengusaha lokal untuk memanfaatkan peluang ini dengan memperkenalkan lebih banyak produk bersertifikat halal, tidak hanya terbatas pada kategori makanan dan minuman.

Baca: Malaysia-Singapura Sepakati Pengembangan KEK di Johor

Sebelumnya, dalam sambutannya, Menteri Besar Johor, Onn Hafiz Ghazi, meminta adanya insentif pajak khusus untuk perusahaan yang berinvestasi di KEK Johor-Singapura. Selain itu, ia juga mendorong perbaikan infrastruktur seperti jalan raya.

Kedua perdana menteri dari Malaysia dan Singapura telah sepakat untuk merampungkan perjanjian KEK Johor-Singapura yang lengkap pada Retreat Pemimpin Singapura-Malaysia yang akan diadakan pada akhir 2024. Sebagai langkah awal, nota kesepahaman telah ditandatangani pada Januari lalu untuk bersama-sama mengembangkan kawasan ekonomi khusus tersebut. THE STAR

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait