BATAM (gokepri) – Samsung Electronics melaporkan laba kuartal terburuk dalam 14 tahun. Laba perusahaan anjlok akibat lambatnya konsumsi elektronik dan berlebihnya pasokan microochip global.
Raksasa elektronik Korea Selatan (Korsel) tersebut merupakan salah satu pembuat chip memori dan smartphone terbesar di dunia. Samsung mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa laba operasional hanya mencapai USD478,6 juta di kuartal I-2023, anjlok 95 persen dari tahun sebelumnya.
Dilansir dari AFP, laba bersih perusahaan turun 86,1 persen menjadi 1,57 triliun won, dan penjualan turun 18 persen menjadi 63,75 triliun won.
Baca Juga: Samsung Galaxy S23 Dibanderol Rp12 Juta, Simak Spesifikasinya
“Belanja konsumen secara keseluruhan melambat di tengah ketidakpastian lingkungan ekonomi makro global,” kata Samsung.
Samsung juga menyalahkan melemahnya sektor chip memori yang biasanya berkontribusi terhadap sekitar setengah keuntungan perusahaan.
Divisi chip Samsung melaporkan kerugian sebesar 4,58 triliun won, kerugian operasional pertama sejak 2009. “Permintaan chip memori diperkirakan akan pulih secara bertahap pada paruh kedua tahun 2023,” kata Samsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: AFP









