BATAM (gokepri) – Kepala SMPN 28 Batam, Boedi Kristijorini, dinonaktifkan sementara menyusul polemik perpisahan siswa di hotel berbintang.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, mengatakan penonaktifan ini adalah tindak lanjut dari rekomendasi tim gabungan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Polda Kepri dan Inspektorat Daerah Kota Batam. Tim sebelumnya telah menelusuri langsung ke sekolah.
“Adanya kegaduhan, viral, dan sebagainya tentu jadi perhatian masyarakat Batam. Tim turun, dan kami dari dinas hanya mendampingi,” ujar Tri, Selasa (15/7/2025).
Tri menjelaskan, hasil rekomendasi telah disampaikan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam. Penonaktifan dilakukan sebagai komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas. “Setelah mendapat rekomendasi, akhirnya dinonaktifkan sementara, sampai proses pemeriksaan selesai. Apakah betul terjadi pungli atau tidak, itu harus diperiksa,” katanya.
Penonaktifan Boedi Kristijorini berlaku efektif sejak Kamis, 10 Juli 2025. Untuk memastikan kegiatan akademik tetap berjalan normal, Dinas Pendidikan menunjuk guru senior di sekolah tersebut sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah.
“Yang ditunjuk Plt adalah guru senior di sana. Dan atas kasus ini, proses belajar mengajar tidak terganggu,” tambah Tri.
Boedi Kristijorini, yang dinonaktifkan dari jabatan kepala sekolah, untuk sementara kembali bertugas sebagai guru mata pelajaran Bahasa Inggris di sekolah yang sama.
Sebelumnya, kegiatan perpisahan siswa kelas IX SMPN 28 Batam yang diselenggarakan di Harmoni One Hotel & Convention Centre menuai kritik dari sejumlah wali murid. Mereka keberatan atas tingginya biaya iuran kegiatan tersebut.
Namun, pihak sekolah membantah adanya pungutan yang melanggar aturan. Panitia perpisahan disebut dibentuk oleh wali murid, bukan oleh sekolah. Pihak sekolah hanya memfasilitasi rapat koordinasi tanpa terlibat dalam pengumpulan dana maupun pelaksanaan teknis kegiatan.
“Kami hanya memfasilitasi komunikasi antarwali murid,” ujar Boedi dalam pernyataan sebelumnya.
Baca Juga: SMPN 28 Batam Laksanakan Penguatan Pembelajaran Bhinneka Tunggal Ika
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









