Kebakaran Hutan Lindung Batu Aji, Asap Menyebar hingga Permukiman

Kebakaran hutan hang nadim
Ilustrasi. Prajurit TNI Angkatan Udara dari Pangkalan Udara Hang Nadim Batam memadamkan kobakaran api di kawasan hutan Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa (9/3/2021). (foto: Lanud Hang Nadim)

BATAM (gokepri) — Kebakaran hutan lindung di kawasan Taman Lestari, Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau, masih belum berhasil dipadamkan hingga Senin (9/2) dini hari. Asap tebal dan hujan abu mulai mengganggu warga di sekitar lokasi.

Api yang muncul sejak Minggu (8/2) malam terus menyala karena sulit dijangkau petugas. Medan berbukit dan akses jalan yang sempit membuat mobil pemadam kebakaran kesulitan mencapai titik api.

Sejak Minggu petang, abu kebakaran dilaporkan mulai turun dan menyelimuti sejumlah kawasan di Batu Aji. Abu bahkan terbawa angin hingga beberapa kilometer, mencapai wilayah Putri Hijau dan Buliang.

Baca Juga:  Hari Pertama Menjabat, Kadis DLH Batam Langsung Diuji Kebakaran TPA Punggur

Warga di sekitar lokasi mulai merasakan dampak langsung kebakaran. Asap tebal membuat sebagian warga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat dan masjid.

“Apinya masih menyala. Bara api belum benar-benar padam, jadi mudah muncul titik api baru,” kata Rahmat, warga setempat.

Menurut dia, api pertama kali terlihat sekitar pukul 19.00 WIB. Kobaran api terus membesar dan tampak jelas dari kejauhan, terutama saat malam hari.

Kanit Reskrim Polsek Batu Aji Iptu Billy membenarkan kebakaran tersebut dan memastikan area yang terbakar merupakan kawasan hutan lindung. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

“Iya, benar ada kebakaran. Yang terbakar hutan lindung,” kata Billy.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Namun, upaya pemadaman masih terkendala kondisi medan dan akses menuju lokasi kebakaran.

Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad meninjau langsung lokasi kebakaran pada Minggu malam. Ia meminta petugas memaksimalkan upaya pemadaman sekaligus menelusuri sumber awal api.

Amsakar juga mengimbau warga di sekitar lokasi agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan. Ia membuka opsi evakuasi jika kondisi memburuk.

“Saya minta bapak ibu jangan tidur terlalu lelap dulu. Kita berjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Baca Juga: Kebakaran di Galangan ASL Batam, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti Fedro
Editor: Candra Gunawan

Pos terkait