Batam (gokepri.com) – Sebanyak tujuh kios di Kaveling Baru, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Ludes terbakar, Minggu 1 Mei 2022. Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 6.30 wib.
Kapolsek Nongsa, AKP Yudi Arvian menerangkan, kobaran api berhasil dipadamkan setelah dikerakan 2 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) ke lokasi kejadian.
“Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 08.30 WIB. Kerugian untuk keseluruhannya diperkirakan mencapai Rp500-an juta,” terang Yudi saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggi 1 Mei 2022.
Yudi mengatakan, belum mengetahui penyebab kejadian itu. Namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Gubernur Ansar Ikut Saksikan Proses Pemadaman
Kebakaran yang melanda tujuh kios itu ternyata menarik perhatian Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Gubernur merasa khawatir terlebih kejadian ini terjadi mendekati perayaan Idul Fitri.
Pagi itu, Gubernur Ansar beserta rombongan berencana ke Pelabuhan Telaga Punggur, kembali ke Tanjungpinang setelah melaksanakan rangkaian subuh keliling di nasjid yang ada di Kota Batam.
Melihat petugas yang sibuk berjibaku berupaya memadamkan api, wajah-wajah penduduk yang panik, Gubernur Ansar meminta sopir yang membawanya untuk berhenti.
Gubernur Ansar, mengenakan baju koko putih, celana hitam dan sandal segera turun dari mobil, berbaur dengan petugas dan warga yang berupaya memadamkan api yang kian membesar.
Sesekali Gubernur mengingatkan petugas dan warga untuk berhati-hati dalam melakukan proses pemadaman.
Gubernur Ansar baru memutuskan meninggalkan lokasi setelah api terlihat mulai terkendali.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Ansar menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa kebakaran ini, yang sudah dipastikan timbul kerugian di dalamnya. Terlebih peristiwa ini terjadi menjelang Idul Fitri.
“Pastinya tidak ada yang ingin mendapat musibah. Tapi perlu diingat musibah bisa datang kapan dan kepada siapa saja. Untuk itu kita harus berhati-hati dan bersabar ketika musibah itu menimpa,” ujar Gubernur Ansar.
Mendekati perayaan Idul Fitri ini, Gubernur Ansar mengingatkan kepada setiap warga untuk memperhatikan penggunaan kompor. Terlebih kepada warga yang akan mudik atau bepergian jauh dan relatif lama.
“Pastikan kompor sudah padam, dan jangan lupa matikan jaringan listrik di rumah yang tak terpakai selama rumah ditinggal. Ini sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran,” imbau Gubernur.
Penulis: Engesti







