Batam (gokepri.com) – Keamanan hutan dan aset menjadi prioritas Direktorat Pengamanan (Ditpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam di tahun 2024.
Kepala Subdit Pengamanan Aset dan Objek Vital Ditpam BP Batam, AKBP S.A. Kurniawan mengatakan bukan tanpa alasan dua hal tersebut menjadi prioritas.
“Menjaga keamanan hutan menjadi salah satu upaya untuk menjaga Daerah Tangkapan Air (DTA) dari seluruh waduk yang ada,” ujarnya, Kamis 4 Januari 2024, dikutip dari laman resmi BP Batam.
Baca Juga: Program One Day One Target Ditpam BP Batam Berlanjut di 2024
Pengamanan yang ketat akan membuat areal DTA tak terganggu dengan aktivitas ilegal masyarakat. Kurniawan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas ilegal di sekitar waduk.
“Jika kedapatan, kami tak segan-segan untuk langsung tindak tegas,” ujarnya.
Kurniawan mengingatkan agar masyarakat yang masih beraktivitas di areal waduk atau Daerah Tangkapan Air (DTA) untuk segera menghentikannya.
Ia mengajak kepada seluruh pihak untuk dapat bersama-sama menjaga DAT agar terhindar dari kegiatan-kegiatan ilegal sehingga tak mencemari kualitas air.
Prioritas untuk menjaga keamanan hutan ini tertuang dalam program one day one target yang kembali dilakukan Ditpam BP Batam. Di tahun-tahun sebelumnya, sejak 2018, program ini terus dijalankan dan terbukti membawa dampak yang signifikan bagi keamanan aset pemerintah di Batam.
Selain menjaga keamanan hutan, Kurniawan menegaskan Ditpam BP Batam juga akan terus mengawal relokasi warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City.
Keterlibatan Ditpam menjadi salah satu bentuk dukungan agar realisasi investasi di Rempang bisa berjalan maksimal.
“Ditpam berkomitmen untuk terus menyukseskan investasi. Sehingga bisa berdampak pada kebangkitan ekonomi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
***









