Kasus Covid-19 Naik Signifikan, Batam dan Karimun Zona Merah

Kota Batam dan Kabupaten Karimun zona merah Covid-19.
Kota Batam dan Kabupaten Karimun zona merah Covid-19.

Tanjungpinang (gokepri.com) – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menetapkan dua daerah di Provinsi Kepulauan Riau, yakni Kota Batam dan Kabupaten Karimun sebagai zona merah. Jumlah pasien positif Covid-19 di kedua wilayah ini meningkat drastis hingga 10 kali lipat dalam dua bulan terakhir.

Jumlah pasien Covid-19 pada 31 Maret 2021 tercatat hanya 486 orang. Kemudian bertambah menjadi 1.988 orang pada akhir April 2021 dan 31 Mei 2021 mencapai 4.636 orang.

Pada 9 Juni 2021, jumlah pasien Covid-19 di Batam bertambah 164 orang, sehingga total menjadi 10.351 orang. Sedangkan di Karimun bertambah 140 orang sehingga menjadi 1.689 orang.

Tambahan pasien juga terjadi di Tanjungpinang sebanyak 56 orang, Bintan 26 orang, Natuna 14 orang, dan Anambas tujuh orang. Total jumlah pasien Covid-19 sejak pandemi di Tanjungpinang 3.640 orang, Bintan 1.742 orang, Lingga 407 orang, Natuna 546 orang, dan Kepulauan Anambas 867 orang. Tanjungpinang, Bintan, Natuna, Anambas dan Lingga masih berstatus sebagai zona oranye.

“Total jumlah pasien Covid-19 di Kepri mencapai 19.242 orang,” kata Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri Arif Fadillah di Tanjungpinang, Kamis (10/6/2021).

Sementara jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 di Kepri bertambah 388 orang. Tersebar di Batam 133 orang, Tanjungpinang 25 orang, Bintan 30 orang, Karimun 183 orang, Lingga lima orang, dan Kepulauan Anambas 12 orang.

Total jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 di Batam 9.144 orang, Tanjungpinang 3.132 orang, Bintan 1.469 orang, Karimun 1.335 orang, Lingga 356 orang, Natuna 352 orang dan Kepulauan Anambas 747 orang.

Baca juga: Amsakar : Ayo Vaksin Covid-19, Jangan Ragu

Sedangkan jumlah warga yang meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah empat orang, yakni warga Tanjungpinang tiga orang, dan Bintan satu orang. Total jumlah warga yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Kepri mencapai 423 orang. Tersebar di Batam 220 orang, Tanjungpinang 90 orang, Bintan 38 orang, Karimun 39 orang, Lingga 10 orang, Natuna delapan orang dan Anambas 18 orang. (wan)

BAGIKAN